Kepribadian Tokoh Utama Dalam Novel Posesif Karya Lucia Priandarini
Kajian Psikologi Sastra
Bibliographic Data
| ID | 22184658 |
|---|---|
| Authors | Mutmainna Mutmainna (Mulawarman University), Mursalim Mursalim (0000-0002-7859-5900, Mulawarman University), Norma Atika Sari (Mulawarman University) |
| Year | 2021 |
| Volume | 5 |
| Issue | 2 |
| Pages | 262 |
| Publication date | 2021-04-30 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Ilmu Budaya Jurnal Bahasa Sastra Seni dan Budaya (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2549-7715 • E-ISSN: 2549-7715 |
| Publisher | Universitas Mulawarman (PUBLISHER) |
| DOI | 10.30872/jbssb.v5i2.3850 |
| OpenAlex | W3160149603 |
| Language | EN |
| Citations received | 1 |
Penelitian ini fokus pada analisis kepribadian tokoh utama dalam novel Posesif karya Lucia Priandarini (2017) dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Penelitian ini adalah penelitian studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan suatu bentuk data yang berupa kata-kata yang terdapat dalam novel. Teknik pengumpulan data ialah teknik baca dan catat serta teknik analisis yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori fakta cerita Robert Santon (alur, tokoh dan penokohan, latar), psikologi sastra (psikoanalisis Sigmund Freud) dan tipe kepribadian Hippocrates-Galenus. Hasil dari penelitian menunjukkan alur pada novel adalah alur maju. Tokoh utama bernama Lala Anindita, selain itu penggambaran latar dalam novel secara garis besar berada di kota Jakarta. Berdasarkan hasil analisis, tokoh Lala di kategorikan ke dalam tipe kepribadian koleris karena sikap maupun sifat yang dimiliki Lala termasuk ke dalam ciri-ciri dari kepribadian koleris. Selain itu, terdapat empat dorongan id, ego dan superego yang ada dalam diri Lala. Dorongan id Lala mampu terpenuhi oleh respon ego atas dasar pertimbangan respon superego. Id di tunjukkan ketika Lala memiliki obsesi untuk menang kompetisi, ingin bebas atau lepas dari represi sang Ayah, obsesi untuk mewujudkan cita-citanya dan obsesi untuk mendapatkan cinta. Respon ego di tandai ketika Lala dapat memenangkan kompetisi, kenyataan bahwa ia harus menuruti keinginan ayahnya, dapat mewujudkan cita-citanya serta mendapatkan cinta dari pria bernama Yudhis. Respon superego ditandai ketika Lala berjuang untuk memenangkan kompetisi, mempertimbangkan keinginan untuk lepas dari represi sang Ayah, mempertimbangkan jalan yang dilakukan untuk mewujudkan cita-citanya serta menjadikan Yudhis kekasihnya untuk mendapatkan cinta
Art · Humanities · Id, ego and super-ego · Psychoanalysis · Educational Methods and Impacts · Educational Methods and Media Use · Linguistics and Language Analysis · Philosophy · Psychology
| Unique citing works | 1 |
|---|---|
| Citations per year | 0.5 |
| Citation span | 2024 - 2024 (1) |
| Citation velocity | recent |
| Highly cited | No |