Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Kesetaraan Hanyu Shuiping Kaoshi Level v-Vi Dengan Cefr Pada Keterampilan Berbicara Bahasa Mandarin

Bibliographic Data

ID22192513
AuthorsAyu Trihardini (0000-0002-0079-6454, State University of Jakarta), Aprilia Ruby Wikarti (State University of Jakarta), Deaneira Cantika Islami (State University of Jakarta), Nurul Hanifah (0000-0003-0016-2811, State University of Jakarta), Ferdinand Hironimus (State University of Jakarta)
Year2023
Volume7
Issue1
Pages36
Publication date2023-05-30
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueJurnal Cakrawala Mandarin (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2579-4906 • E-ISSN: 2579-4906
PublisherAsosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (APSMI) (PUBLISHER)
DOI10.36279/apsmi.v7i1.262
OpenAlexW4383219939
LanguageEN

Keberagaman sistem pendidikan di setiap negara dengan keberagaman identitas serta budaya, menuntut pembelajaran bahasa asing di era disrupsi teknologi yang bermobilitas intens memiliki standar tingkat penguasaan. Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) merupakan kerangka acuan umum yang digunakan di dunia untuk pembelajaran bahasa asing. Dengan digunakannya standar CEFR sebagai standar kelulusan di lingkungan FBS UNJ serta terkaitnya standar HSK pada konteks penguasaan bahasa Mandarin, maka penelitian mengenai kesetaraan HSK dengan CEFR mutlak diperlukan. Tulisan ini membahas mengenai kesetaraan HSK V-VI dengan CEFR pada keterampilan berbicara bahasa Mandarin, yang merupakan tahap ke 2 dari penelitian R&D. Mempertimbangkan hasil penelitian sebelumnya, CEFR yang diacu pada penelitian ini berada pada rentang B1, B2, C1, dan C2. Berdasarkan hasil penelitian, kesetaraan antara HSK V-VI dengan CEFR pada keterampilan berbicara dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Materi ajar keterampilan berbicara HSK level V setara dengan CEFR level B1 hingga C1, HSK level VI setara dengan CEFR level B1 hingga C2; (2) Materi soal HSKK level mahir setara dengan CEFR level B1 hingga C2. Hasil penelitian ini secara terintegrasi dapat menjadi dasar bagi Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (APSMI) dalam mengusulkan kesetaraan HSK dengan CEFR versi pengajar bahasa Mandarin di Indonesia, sehingga APSMI berperan dalam penetapan standar pendidikan bahasa Mandarin di Indonesia. Hasil penelitian ini juga mempertegas perwujudan mutu dan jati diri bangsa Indonesia dalam kaitan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)

Linguistics · Mandarin Chinese · Hand Gesture Recognition Systems · Philosophy

Citation velocityhistorical
Highly citedNo
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae