Makna Dan Fungsi Perayaan Tahun Baru Imlek Di Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin Jakarta
Bibliographic Data
| ID | 22192531 |
|---|---|
| Authors | Kesia Tamaria (University of Brawijaya, corresponding author), Wandayani Goeyardi (University of Brawijaya) |
| Year | 2023 |
| Volume | 7 |
| Issue | 2 |
| Pages | 65 |
| Publication date | 2023-11-06 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Jurnal Cakrawala Mandarin (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2579-4906 • E-ISSN: 2579-4906 |
| Publisher | Asosiasi Program Studi Mandarin Indonesia (APSMI) (PUBLISHER) |
| DOI | 10.36279/apsmi.v7i2.302 |
| OpenAlex | W4388416481 |
| Language | EN |
Perayaan adalah suatu peristiwa atau kegiataan, bersifat penting dan sosial, dilakukan oleh seseorang. Perayaan Imlek adalah sebuah perayaan untuk menyambut tahun baru yang dirayakan oleh etnis Tionghoa sebagai bentuk ucapan syukur kepada leluhur. Perayaan Imlek tradisi yang sangat terkenal di masyarakat Indonesia, sebab keunikan tradisnya serta barongsai yang menjadi ciri khasnya. Namun demikian, meskipun menjadi tradisi yang sangat ditunggu oleh masyarakat Indonesia, para pemuda Etnis Tionghoa mulai meninggalkan tradisi tersebut, karena dianggap kuno dan ketinggalan zaman. Oleh karena itu, penelitian ini membahas tentang makna dan fungsi Perayaan Tahun Baru Imlek, tepatnya di kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin Jakarta, serta upaya para pemuda dan pengurus di kelenteng melestarikan tradisi Imlek itu sendiri. Dengan keunikan dari kelenteng ini saat Perayaan Hari Raya Imlek, adanya kegiatan sosial berupa pembagian sembako untuk masyarakat di sekitar kelenteng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melakukan wawancara dan observasi langsung bersama pengurus etnis Tionghoa di Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin Jakarta. Hasil penelitian ditemukan bahwa para jemaat kelenteng masih melakukan tradisi pada Hari Raya Imlek di kelenteng tersebut dan mengenalkan serta mengajari tradisi Imlek kepada para pemuda kelenteng agar tetap dilestarikan
Art · Baru · Humanities · Political science · Theology · Coastal Management and Development · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Philosophy
| Highly cited | No |
|---|