Peradaban Melayu Kuno
Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Serdang dalam Novel Penari Dari Serdang Karya Yudhistira ANM Massardi
Bibliographic Data
| ID | 22192835 |
|---|---|
| Authors | Muhammad Zulaemy (Universitas Muhammadiyah Malang), E F Andalas (0000-0002-0107-7849, Universitas Muhammadiyah Malang) |
| Year | 2020 |
| Volume | 4 |
| Issue | 1 |
| Pages | 71-83 |
| Publication date | 2020-04-12 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Satwika Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2580-443X • E-ISSN: 2580-8567 |
| Publisher | Universitas Muhammadiyah Malang (PUBLISHER) |
| DOI | 10.22219/satwika.v4i1.11778 |
| OpenAlex | W4238750303 |
| Language | EN |
| References cited | 4 |
Dalam sejarah bangsa Indonesia, peradaban Melayu menempati posisi yang penting. Berbagai bentuk kebudayaan bangsa saat ini tidak bisa dilepaskan begitu saja dari sejarah peradaban Melayu. Meskipun begitu, sangat sedikit hasil penelitian yang dilakukan terhadap kebudayaan Melayu di Indonesia. Berbagai hasil penelitian yang ada lebih berpusat pada kebudayaan Jawa. Melalui novel Penari Dari Serdang, Yudhistira ANM Massardi menggambarkan peradaban yang menjadi cikal bakal terbentuknya sebuah daerah yang bernama Serdang yang pada kenyataannya memiliki struktur sejarah yang panjang. Artikel ini bertujuan menggabarkan sejarah peradaban Melayu kuno yang tergambarkan dalam novel Penari Dari Serdang karya Yudhistira ANM Massardi. Dengan menggunakan perspektif new historicism yang menekankan pada hubungan dialektis antara aspek sejarah sebagai latar belakang terciptanya karya sastra dan teks sastra, artikel ini berpendapat bahwa karya ini menyoriti dimensi sejarah, budaya, dan ekonomi di Serdang pada masa kejayaan Melayu kuno. Berbagai gambaran yang ada di dalam novel ini memperlihatkan kesejajaran struktur dengan realitas pada dokumen-dokumen sejarah yang ada. Di sisi lain, novel ini juga memberikan kritik terhadap sikap pemerintah saat ini yang abai terhadap sejarah masa lalu yang kaya, utamanya di wilayah Serdang
Art · Humanities · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Islamic Finance and Communication
| Citation velocity | historical |
|---|---|
| Highly cited | No |