Eksistensi Permainan Tradisional Selodor Pada Era 4.0 di Kota Mataram
Bibliographic Data
| ID | 22246788 |
|---|---|
| Authors | Indah Nur Fitriana, Ines Maharani Lestari (University of Mataram), Kinanti Idha Parameswari (University of Mataram), Laela Nazuwa (University of Mataram), Liza Handayani (University of Mataram), Luh Ayu Sudarmini (University of Mataram), Nursaptini (0000-0001-8408-5731, University of Mataram), Nursaptini Nursaptini, Muhammad Tahir (0000-0002-6208-6298, University of Mataram) |
| Year | 2020 |
| Volume | 2 |
| Issue | 2 |
| Pages | 60-64 |
| Publication date | 2020-12-31 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | AL MA ARIEF Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2685-5917 • E-ISSN: 2685-5925 |
| Publisher | Institut Agama Islam Negeri Parepare (PUBLISHER) |
| DOI | 10.35905/almaarief.v2i2.1685 |
| OpenAlex | W3197436924 |
| Language | EN |
Permainan tradisional selodor bertujuan melatih keterampilan, ketangkasan, dan kelincahan dengan memainkan permainan tradisional selodor anak banyak melakukan gerakan-gerakan yang mengecoh lawan guna melewati lintasan dan kembali ke titik awal sebagai tanda kemenangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dari permainan tradisional selodor dan bagaimana tingkat eksistensi permainan selodor pada era 4.0 di Kota Mataram. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif karena peneliti ingin mengukur tingkat eksistensi yang dimana dapat terjawab dengan mengeksplor pendapat seseorang. Subyek penelitian ini adalah masyarakat suku sasak khususnya di Kota Mataram. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil pada penelitian ini yakni tingkat popularitas permainan selodor saat ini sudah jarang dimainkan di wilayah kota Mataram namun di beberapa daerah ada yang masih memainkannya, hal tersebut disebabkan karena teknologi yang semakin berkembang di era 4.0 seperti sekarang ini. Juga makna dari selodor ini sendiri yakni untuk membangkitkan kerjasama antar kelompok
Art · Humanities · Child Development and Education · Cultural and Artistic Studies · Sports and Physical Education Research
| Highly cited | No |
|---|