Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Contemporary Music Composition “Konfrontasi” | Komposisi Musik Kontemporer “Konfrontasi”

Bibliographic Data

ID22272152
AuthorsI Putu Riangga Budi Pramana (Institut Seni Indonesia Denpasar), I Wayan Suharta (Institut Seni Indonesia Denpasar)
Year2023
Volume1
Issue4
Pages290-298
Publication date2023-07-03
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueGHURNITA Jurnal Seni Karawitan (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2798-6128 • E-ISSN: 2798-6373
PublisherFakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar (PUBLISHER)
DOI10.59997/jurnalsenikarawitan.v1i4.371
OpenAlexW4383215611
LanguageEN
Citations received2
References cited7

Komposisi Konfrontasi adalah komposisi musik yang mengacu pada representasi dari salah satu bentuk konflik, yang mendeskripsikan sebuah peristiwa dimana seseorang memancing tindakan atau argumen yang berlawanan dari orang lain yang dianggap lawan secara terang-terangan. Dalam musik, konfrontasi diibaratkan sebagai sebuah kata yang mendeskripsikan pergerakan kalimat-kalimat musik yang dinamis dan cenderung disharmonis. Konfrontasi diwujudkan berdasarkan kesinambungan karakter gamelan Gong Kebyar sebagai media ungkap, yakni karakter dinamis. Konfrontasi diwujudkan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian penata untuk membangun kemampuan menciptakan komposisi kontemporer berdasarkan pemikiran sederhana pada relevansi karakteristik gagasan dengan karakteristik Gong Kebyar. Dalam mewujudkan komposisi Konfrontasi, penata menggunakan metode penciptaan Panca Sthiti Ngawi Sani yang terdiri atas: Ngawirasa (Inspirasi), Ngawacak (Eksplorasi), Ngarancana (Konsepsi), Ngawangun (Eksekusi), dan Ngebah (Penyajian). Komposisi Konfrontasi disajikan sebagai sebuah komposisi kontemporer dengan struktural bagian yang terdiri atas tiga bagian dengan menitikberatkan pada konsep kontras dan selaras. Komposisi kontemporer merupakan sebuah komposisi musik yang tidak hanya sekedar menganggap bebas tanpa mempertimbangkan ketentuan bersifat konvensional atau melupakan tradisi

Art · Humanities · Cultural and Artistic Studies

  • Creative Percussion “Ilang” | Tabuh Kreasi “Ilang”

    Open Access•I Putu Pryagus Yadnya Yusana, Ni Putu Hartini•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

  • Unpacking the Form and Structure of Jaya Baya Music Composition in JES Gamelan Fusion

    Open Access•I Putu Riangga Budi Pramana, Hendra Santosa et al.•Gondang Jurnal Seni dan Budaya•2023

  • Introduction to Contemporary Music “Ngegong” | Pengantar Musik Kontemporer “Ngegong”

    Open Access•I Nyoman Kariasa, I Kadek Tunas Sanjaya•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

  • Campuhan

    Open Access•Gede Made Rama Pratama, Saptono et al.•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

  • The Concept of Balance at Sekati Ririg Gending in Tejakula, Buleleng Regency

    Open Access•I Ketut Aditya Putra, Hendra Santosa et al.•Harmonia Journal of Arts Research…•2020

  • Tirtha Campuhan

    Open Access•Prakasih Putu Paristha, Yudarta I Gede et al.•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2018

  • Proses Penciptaan Komposisi Karawitan Kreasi Baru Paras Paros

    Open Access•I Nyoman Yudha Putra Widiantara, Hendra Santosa et al.•PROMUSIKA•2020

Unique citing works2
Citations per year0,67
Citation span2023 - 2023 (1)
Citation velocityhistorical
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae