Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Creation Music Blahmanukan | Tabuh Kreasi Pepanggulan Blahmanukan

Bibliographic Data

ID22272200
AuthorsMade Wahyu Arya Wisesa (Institut Seni Indonesia Denpasar, corresponding author)
Year2023
Volume3
Issue4
Pages428-436
Publication date2023-11-30
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueGHURNITA Jurnal Seni Karawitan (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2798-6128 • E-ISSN: 2798-6373
PublisherFakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar (PUBLISHER)
DOI10.59997/jurnalsenikarawitan.v3i4.2118
OpenAlexW4389207622
LanguageEN
References cited8

Blah yang artinya pecah atau pisah, dan manuk dengan akhiran-an yang artinya burung. Jadi, Blahmanukan merupakan seekor burung yang terbelah/terpisah menjadi dua bagian. Dari konsep tersebut pencipta menuangkan ide dalam Barungan Gong Kebyar Pacek dengan judul Tabuh Kreasi Pepanggulan Blahmanukan, karya komposisi Tabuh Kreasi Pepanggulan ini lebih mengutamakan pola-pola yang melodis, ritmis, dinamis, serta enerjik, seolah menggambarkan bagiamana keindahan burung itu, dilihat dari kicauan burung yang merdu serta gesit dan lincahnya burung tersebut terbang. Tabuh kreasi pepanggulan ini bersifat kekinian dengan mengutamakan originalitas dan mengacu pada pola atau pakem tradisi seperti pengawit, gineman, pengawak, pengecet dan pekaad, dari pakem tradisi tersebut, pencipta mengolah pada unsur-unsur isi, teknik permainan pada instrumen gangsa pemade, melody penyacah, jublag, jegogan dan suling, serta pengolahan tempo, dengan lebih banyak menggunakan permainan melodi nada diatonis, permainan gegilakan kendang, serta permainan kekebyaran pada setiap bagiannya. Letak kebaruannya sampai batas maksimal kemampuan pencipta mengkemas karya

Art · Humanities · Community-based Tourism Development and Sustainability · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia

  • Samirata a Musical Art Composition Creative Percusion | Samirata Sebuah Karya Komposisi Seni Karawitan Tabuh Kreasi

    Open Access•Kadek Angga Wahyu Pradana, I Ketut Garwa et al.•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

  • Creation Music Pepanggulan Ki Gepang | Tabuh Kreasi Pepanggulan, “Ki Gepang”

    Open Access•Deny Praditya, Saptono Saptono et al.•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

  • The Transformation of Wargasari’s Kidung into Composition “Wehyang” | Transformasi Kidung Wargasari ke dalam Komposisi Karawitan “Wehyang”

    Open Access•I Made Rai Purna Yasa, Hendra Santosa•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2022

  • Tabuh Lelambatan Klakat Sudhamala

    Open Access•I Gede Janu Merta Yasa, Ni Putu Tisna Andayani•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

  • Composition karawitan Bali "Pajegan" | Komposisi Karawitan Bali “Pajegan”

    Open Access•I Nyoman Juniarta, I Nyoman Sudiana et al.•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2022

  • Gamelan Gong Gede

    Made Mantle Hood•Musicology Australia•2010

  • Konsep Musikal Instrumen Kendang dalam Gamelan Gong Kebyar

    Open Access•I Putu Danika Pryatna, Hendra Santosa•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2021

  • Karawitan Composition Brama Rupa | Komposisi Karawitan Brama Rupa

    Open Access•Kadek Samego, Tri Haryanto•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

Citation velocityhistorical
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae