Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Al-Insijām bayna al-‘Urf wa al-Sharī‘ah al-Islāmiyyah fī Taqlīd Ngarunghal bi Majalengka, Indūnisiyā

Bibliographic Data

ID22317547
AuthorsMuhammad Taufiki (Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta), Badriyah Badriyah (Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta)
Year2021
Volume21
Issue1
Publication date2021-06-30
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueAHKAM : Jurnal Ilmu Syariah (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 1412-4734 • E-ISSN: 2407-8646
PublisherLP2M Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (PUBLISHER)
DOI10.15408/ajis.v21i1.19779
OpenAlexW3193591034
LanguageEN
Citations received1

The harmonization of shari’a and tradition becomes an important issue, especially in a country with legal pluralism such as Indonesia. This paper discusses the harmonization of Islamic law and tradition in Majalengka, Indonesia. Using a qualitative approach, this paper focuses on ngarunghal tradition, including the pelangkah present. The differences between tradition and shari’a can be a new configuration that can continue to be preserved in Indonesia. The data was obtained from interviews with local figures. The research shows that shari’a accepts the richness of indigenous entities. At the same time, the tradition accepts the principle of Islamic law as an effort to reconstruct the traditions to be in line with shari’a. Abstrak:Harmonisasi hukum Islam dan adat yang merupakan dua entitas hukum berbeda sangat dinantikan, terutama di Indonesia sebagai negara hukum plural yang memiliki keberagaman suku bangsan, adat, dan budaya. Penelitian ini mendeskripsikan harmonisasi hukum Islam dan adat yang terjadi di wilayah Majalengka, Jawa Barat. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan kajian hukum Islam, penelitian ini mengungkapkan rangkaian adat ngarunghal, termasuk di dalamnya pemberian pelangkah. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara dan penelitian-penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hukum Islam menerima kekayaan entitas adat, dan adat juga menerima prinsip Islam sebagai upaya rekonstruksi adat sejalan dengan ajaran Islam. Hasil harmonisasi dari perbedaan kedua entitas dalam permasalahan tersebut dapat menjadi bentuk kekayaan Islam Indonesia yang dapat terus dilestarikan

Humanities · Islam · Political science · Sharia · Theology · Islamic Finance and Communication · Law · Legal Studies and Policies · Marriage and Family Dynamics · Philosophy

  • Flexibility of Women’s Inheritance Distribution in Jambi Malay Society

    Open Access•Rahmi Hidayati Al Idrus, Ramlah Ramlah et al.•El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga•2024

Citations per year0.5
Citation span2024 - 2024 (1)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae