Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Membumikan Zakat

Dari Taabbudi Menuju Taaqquli

Bibliographic Data

ID22337890
AuthorsFakhruddin Fakhruddin (0000-0002-5883-1152, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, corresponding author)
Year2012
Publication date2012-04-04
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueJURISDICTIE (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2086-7549 • E-ISSN: 2528-3383
PublisherMaulana Malik Ibrahim State Islamic University (PUBLISHER)
DOI10.18860/j.v0i0.1730
OpenAlexW4239707827
LanguageEN
Citations received1

Abstrak Zakat is worship maliyah ijtimaiyyah. This means that in addition to a religious charity that is vertical (habl min Allah), as well as horizontal (habl min al-nas). As a worship that is vertical, including worship mahdhah charity that does not receive a “discussion” (gair qobil li al-niqas). Therefore, the consequences will lose their elan vital charity and experiencing stagnant, despite the fact that charity has a very big opportunity in improving the welfare of Muslims, especially the poor. Seeing a huge opportunity zakat, the alms should not only be placed in positions that are ta’abbudi mahdhah worship only, but also put in a position that is ta’aqquli muamalah. With zakat placed on ta’aqquli position, then the development and utilization of zakat will be conducted in accordance with the circumstances and conditions so that truly righteous era wa li kulli eat, either in relation to expensive al-zakah/wi ‘a al-zakah (object subject zakat), mustahiq al-zakah (the person entitled to receive zakat), and the pattern of distribution of zakat. Zakat adalah ibadah maliyah ijtimaiyyah. Artinya bahwa zakat disamping merupakan ibadah yang bersifat vertikal (habl min Allah), juga bersifat horizontal (habl min al-nas). Sebagai ibadah yang bersifat vertikal, zakat termasuk ibadah mahdhah yang tidak menerima “diskusi” (gair qobil li al-niqas). Oleh karena itu, maka konsekuensinya zakat akan kehilangan elan vitalnya dan mengalami stagnan, meskipun sebenarnya zakat mempunyai peluang yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat Islam, terutama fakir miskin. Melihat peluang zakat yang sangat besar tersebut, maka zakat mestinya tidak hanya ditempatkan pada posisi ibadah mahdhah yang bersifat ta’abbudi semata, akan tetapi diletakkan juga pada posisi muamalah yang bersifat ta’aqquli. Dengan ditempatkannya zakat pada posisi ta’aqquli, maka pengembangan dan pendayagunaan zakat akan bisa dilaksanakan sesuai dengan situasi dan kondisi sehingga betul-betul shalih li kulli zaman wa makan, baik menyangkut mahal al-zakah/wi’a al-zakah (obyek yang dikenai zakat), mustahiq al-zakah (orang yang berhak menerima zakat), maupun pola distribusi zakat. Kata Kunci: zakat, ta’abbudi, ta’aqquli

Political science · Worship · Islamic Finance and Communication · Islamic Studies and Radicalism · Law · Legal Studies and Policies

  • Penerapan Manajemen Zakat Produktif Dalam Meningkatkan Ekonomi Umat Di Pkpu (Pos Keadilan Peduli Umat) Kota Makassar

    Open Access•Rachmat Hidajat•Millah Journal of Religious Studies•2018

Citations per year0.13
Citation span2018 - 2018 (1)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae