"Identitas Kultural Masyarakat Suku Anak Dalam (Orang Rimba) (Studi Analisis Film Dokumenter Orang Rimba "The Life of Suku Anak Dalam)
Bibliographic Data
| ID | 7521925 |
|---|---|
| Authors | Dewi Triana (Padjadjaran University, corresponding author), Yuniar Eka Putri (Padjadjaran University) |
| Year | 2022 |
| Volume | 13 |
| Issue | 2 |
| Pages | 108-115 |
| Publication date | 2022-09-26 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2087-0086 • E-ISSN: 2655-5433 |
| Publisher | Universitas Bina Sarana Informatika (PUBLISHER) |
| DOI | 10.31294/khi.v13i2.12374 |
| OpenAlex | W4312510781 |
| Language | EN |
| Citations received | 2 |
Indonesia memiliki keberagaman budaya dan suku bangsa, masing-masing suku memiliki identitas kulturalnya sendiri. Namun sebagaimana Indonesia dikenal sebagai negara multikultur, suku yang mencapai ribuan tersebut dapat tetap hidup berdampingan dan harmonis (keterpaduan sosial). Salah satu suku bangsa yang selalu menarik untuk dibahas adalah Suku Anak Dalam atau Orang Rimba. Orang Rimba merupakan suku minoritas yang mendiami hutan Taman Nasional Bukit Duabelas, Provinsi Jambi dan sebagian Provinsi Sumatera Selatan. Meski terdapat tekanan modernisasi dan budaya global, namun suku Anak Dalam tetap mempertahankan budaya tradisionalnya. Tulisan ini menjabarkan identitas kultural suku Anak Dalam melalui film dokumenter " The Life of Suku Anak Dalam " yang tayang melalui channel Youtube Orang Rimba - The Life of Suku Anak Dalam. Film dokumenter tersebut memberikan penggambaran mendetail melalui wawancara langsung dengan tokoh dan penduduk asli suku Anak Dalam dalam aktifitas kesehariannya. Makna terpenting dalam kearifan lokal yang dianut suku Anak Dalam adalah aturan dan pedoman hidup yang dianut turun menurun dengan keselarasan, keseimbangan, dan keasrian hutan yang merupakan bagian dari leluhurnya dan sumber kehidupan mereka. Tiga hal utama identitas kultural yang dibahas dalam tulisan ini mencakup budaya pernikahan, kelahiran, dan kematian dalam ritual adat yang erat dengan nilai kearifan lokalnya
Art · Humanities · Child Development and Education · Cultural and Artistic Studies · Educational Methods and Impacts
The importance of elephant forage plants for indigenous people around the elephant corridor in Bukit Tigapuluh Landscape and the future development to support the conservation of Sumatran Elephant (Elephas maximus Sumatranus)
Implementasi Moderasi Beragama dalam Meningkatkan Kerukunan Suku Anak Dalam di Desa Dwi Karya Bakti Jambi
| Citations per year | 0.67 |
|---|---|
| Citation span | 2023 - 2024 (2) |
| Highly cited | No |