Ritual Tolak Bala Pada Masyarakat Melayu (Kajian Pada Masyarakat Petalangan Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan)
Bibliographic Data
| ID | 7525469 |
|---|---|
| Authors | Hasbullah (0000-0003-2293-9257, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, corresponding author), Hasbullah Hasbullah (0000-0003-0200-0154), Toyo, Toyo Toyo (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau), Awang Azman Awang Pawi (0000-0003-4939-2706, University of Malaya) |
| Year | 2017 |
| Volume | 25 |
| Issue | 1 |
| Pages | 83-83 |
| Publication date | 2017-06-21 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Jurnal Ushuluddin (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 1412-0909 • E-ISSN: 2407-8247 |
| Publisher | State Islamic University of Sultan Syarif Kasim II (PUBLISHER • ID) |
| DOI | 10.24014/jush.v25i1.2742 |
| OpenAlex | W2687598871 |
| Language | EN |
| Citations received | 11 |
| References cited | 5 |
Kajian ini berpijak dari adanya fenomena masih dilaksanakannya ritual tolak bala oleh masyarakat Petalangan, padahal mereka semuanya sudah beragama Islam. Ritual tolak bala merupakan salah satu bentuk sinkretisme agama, di mana dalam ritual tersebut dapat ditemukan unsur-unsur Islam, Hindu dan Budha, serta animisme dan dinamisme. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan tujuan dari pelaksanaan tolak bala, perpaduan Islam dalam ritual tolak bala, serta mengapa ritual ini masih tetap dipertahankan oleh masyarakat. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil kajian ini memperlihatkan bahwa ritual tolak bala dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan agar terhindar dari bencana, baik secara individu, masyarakat, maupun kampung. Ritual ini disebut juga dengan mengobati kampung. Unsur Islan ditambahkan sedemikian rupa dalam ritual ini yang dibungkus dengan cara kenduri tolak bala. Bertahannya ritual ini dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam serta rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, serta masih kuatnya hubungan psikologis masyarakat dengan alam sekitar
Art · Humanities · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Semiotics and Cultural Interpretation
Songkabala Tradition in the Makassarese Society
Kostruksi Makna Tradisi Walimatul ‘Ursy bagi Masyarakat Barumanis Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Indonesia
Tolak Bala Pandemi Virus Corona pada Masyarakat Melayu di Desa Rawak Kabupaten Sekadau Kalimatan Barat
The Actualization of Religiosity and Community Togetherness in Tawang Susukan Village, Semarang District in Tradition of Sedekah Bumi Merti Desa
Ritual Babarasih Banua sebagai Upacara Tolak Bala bagi Masyarakat Kumai
Adaptasi Dakwah dalam Tradisi Tolak Bala Masyarakat Kota Parepare (Adaptation of Da'wah in the Tradition of Tolak Bala in the Community of Parepare City)
Safeguarding Communities
Cultural Traditions of Khanduri Blang in Reubee Village Aceh, Indonesia
Why Do We Not Follow Lifesaving Rules? Factors Affecting Nonadherence to Covid-19 Prevention Guidelines in Indonesia
Dramaturgi Bakaua dalam Masyarakat Minangkabau
Makna Upacara Balian dalam Ritual Pengobatan Tradisional Suku Paser Kabupaten Paser
| Citations per year | 1.38 |
|---|---|
| Citation span | 2018 - 2023 (6) |
| Highly cited | No |