Kalosara di Kalangan Masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara
Bibliographic Data
| ID | 7527212 |
|---|---|
| Authors | Amiruddin (0000-0002-6083-0888, corresponding author), Amiruddin Amiruddin (0000-0003-4499-4804, State University of Makassar, corresponding author), I Ketut Suardika (Universitas Halu Oleo), Anwar, Anwar Anwar (0009-0005-9996-185X, Universitas Halu Oleo) |
| Year | 2017 |
| Volume | 32 |
| Issue | 2 |
| Publication date | 2017-09-11 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Mudra Jurnal Seni Budaya (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 0854-3461 • E-ISSN: 2541-0407 |
| Publisher | Indonesian Institute of the Arts (PUBLISHER • ID) |
| DOI | 10.31091/mudra.v32i2.111 |
| OpenAlex | W2803582639 |
| Language | EN |
| Citations received | 4 |
Pendidikan pada dasarnya berbasis sosial budaya berupa kegiatan pembelajaran yang didasarkan pada unsur-unsur budaya yang ada pada masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk menganalisis fungsi kalosara dalam masyarakat Tolaki, (2) untuk mendeskripsikan fungsi kalosara sebagai media etnope- dagogik dalam pengembangan karakter bangsa. Metode penelitian digunakan etnografi dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, pengamatan, dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa kalosara merupakan sumber dari segala adat-istiadat Orang Tolaki. Kalosara sebagai adat pokok dapat digolongkan ke dalam 5 cabang, yaitu: (1) sara wonua, yaitu adat pokok dalam pemerin- tahan; (2) sara mbedulu, yaitu adat pokok dalam hubungan kekeluargaan dan persatuan pada umumnya; (3) sara mbeâ€TMombu, yaitu adat pokok dalam aktivitas agama dan kepercayaan; (4) sara mandarahia, yaitu adat pokok dalam pekerjaan yang berhubungan dengan keahlian dan keterampilan; dan (5) sara mondaâ€TMu, mom- bopaho, mombakani, melambu, dumahu, meoti-oti, yaitu adat pokok dalam berladang, berkebun, beternak, berburu, dan menangkap ikan. Ada empat fungsi kalosara, yaitu: (1) ide, (2) focus dan pengintegrasian unsur-unsur kebudyaan, (3) pedoman hidup, serta (4) pemersatu. Fungsi kalosara sebagai media etnopeda- gogik merupakan praktek pendidikan berbasis kearifan lokal dalam berbagai ranah seperti pengobatan, seni bela diri, lingkungan hidup, pertanian, ekonomi, pemerintahan, dan sistem penanggalan. Melalui media kalosara, maka pengetahuan, nilai, dan keterampilan berbasis sosial budaya Tolaki dapat tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat sebagai pengembangan karakter bangsa
Art · Humanities · Political science · Community-based Tourism Development and Sustainability · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia
| Citations per year | 0.5 |
|---|---|
| Citation span | 2018 - 2024 (7) |
| Highly cited | No |