Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Tradisi Ritual Bepapai Suku Banjar

Mandi Tolak Bala Calon Pengantin Suku Banjar Kuala-Tungkal Provinsi Jambi, Indonesia

Bibliographic Data

ID7534684
AuthorsNurhasanah Nur (0000-0002-4355-7541, corresponding author), Muhammad Jailani (0000-0002-0323-1766)
Year2020
Volume18
Issue2
Pages287-287
Publication date2020-12-31
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueKhazanah Jurnal Studi Islam dan Humaniora (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2460-7606 • E-ISSN: 2460-7606
PublisherThe Graduate School of Antasari State Islamic University of Banjarmasin (PUBLISHER • ID)
DOI10.18592/khazanah.v18i2.3920
OpenAlexW3115083221
LanguageEN
Citations received3
References cited2

The goals of this study is to learn more deeply and comprehensively about Bepapai. The Bepapai is a hereditary tradition that lasted until this modern era in Banjar Kuala Tungkal Tribe of Jambi Province, especially for the prospective bride before the wedding ceremony. This article uses the phenomenological qualitative research approach. The collecting data methods used the indept interviews, observation and documentation. The research found that the “Bepapai” tradition is one of the ceremonies to prevent problems for the people of the Banjar Kuala-Tungkal Tribe especially for the prospective bride and groom who are getting married. Bepapai is interpreted as a bridal bath which aims to be a means to protect oneself from psychological problems and disorders, both from outside and inside a person. In other words, the people of Banjar Kuala Tungkal Tribe of Jambi Province believe that the Bepapai tradition or bridal bathing is a means to ward off disease, both physical and mental illness, and as an antidote from evil deeds. In essence, the Bepapai ritual is a bridal shower ceremony to get rid of problems and calamities and is a symbol as a room for oneself, both physically and mentally. Artikel ini bertujuan untuk menggali lebih dalam & komprehensif ritual Bepapai yang merupakan tradisi turun temurun berlangsung sampai era modern ini pada masyarakat Suku Banjar Kuala Tungkal Provinsi Jambi, terutama bagi calon mempelai mengantin menjelang acara pernikahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa tradisi “Bepapai” merupakan salah satu upacara tolak bala masyarakat Suku Banjar Kuala-Tungkal dikhususkan untuk calon pengantin yang akan menikah. Bepapai dimaknai mandi-mandi pengantin bertujuan menjadi sarana untuk membentingi diri dari masalah dan gangguan kejiwaan, baik gangguan yang datang dari luar maupun dalam diri seseorang. Dengan kata lain, bagi masyarakat Suku Banjar Kuala Tungkal Provinsi Jambi berkeyakinan dan percaya bahwa tradisi Bepapai atau mandi-mandi pengantin merupakan sarana untuk menangkal penyakit, baik penyakit lahir atau batin serta sebagai penangkal dari perbuatan-perbuatan jahat. Pada hakikatnya ritual Bepapai adalah upacara mandi-mandi pengantin untuk menghilangkan petaka, bala dan musibah yang merupakan simbol sebagai pernyataan tanda pembersihan diri, baik fisik maupun jiwa

Art · Ceremony · Humanities · Linguistics · Sociology · Symbol (formal · Theology · Tribe · Anthropology · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Philosophy

  • Fenomena Ziarah Makam Wali Dalam Masyarakat Mandar

    Open Access•Mukhlis Latif, Muh Ilham Usman•Khazanah Jurnal Studi Islam dan…•2021

  • The Tradition of Yasinan in Indonesia

    Open Access•Akhmad Sagir, Muhammad Hasan•Khazanah Jurnal Studi Islam dan…•2021

  • Human (Relational) Dignity

    Open Access•Samsul Maarif, Samsul Ma’arif•Religions•2023

  • The ritual process

    Victor Witter Turner•The ritual process•1977

  • The Ritual Process

    Victor Turner, Alfred Harris et al.•Ritual Process•2017

Citations per year0.6
Citation span2021 - 2023 (3)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae