Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Sejarah Pemberontakan dalam Tiga Bab

Modernitas, Belasting, dan Kolonialisme dalam Sitti Nurbaya

Bibliographic Data

ID9377187
AuthorsMoh Atikurrahman (0000-0002-6280-240X, UIN Sunan Ampel Surabaya, corresponding author), Awla Akbar Ilma (Universitas Pamulang), Laga Adhi Dharma (0009-0006-4060-3801, Universitas Ahmad Dahlan), Audita Rissa Affanda (UIN Sunan Ampel Surabaya), Istanti Ajizah (UIN Sunan Ampel Surabaya), Risyatul Firdaus (UIN Sunan Ampel Surabaya)
Year2021
Volume3
Issue1
Pages1-22
Publication date2021-04-30
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueSULUK Jurnal Bahasa Sastra dan Budaya (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2686-2689 • E-ISSN: 2714-7932
PublisherState Islamic University (UIN) of Sunan Ampel (PUBLISHER)
DOI10.15642/suluk.2021.3.1.1-22
OpenAlexW3192769908
LanguageEN
Citations received5
References cited6

Meskipun Politik Etis menjanjikan modernitas Eropa yang mencerahkan namun ongkos dari kebijakan tersebut akhirnya juga dibebankan kepada pribumi yang notabene jarang merasakan dampak kolonialisme. Penerapan pajak perorangan (belasting) kemudian direspon masyarakat Hindia dengan pemberontakan. Dalam hal ini Perang Kamang (1908) dapat dipahami sebagai kesumat atas kebijakan simbolik pemerintah kolonial. Peristiwa pemberontakan berlatar Melayu pada peralihan abad XX tersebut tersaji dalam Sitti Nurbaya, sebuah roman yang bercorak melodrama sentimentil. Dengan memanfaatkan teori sosiologi sastra Swingewood diketahui roman modern pertama berbahasa Melayu Hindia tersebut menyajikan ketegangan antara manusia modern Samsulbahri dan manusia tradisional Datuk Meringgih. Duel mereka menandai goncangan yang tak terelakkan dalam dunia Melayu yang tengah menyongsong modernitas bikinan kolonial. Senjakala kebudayaan Melayu yang segera digantikan pranata Eropa digambarkan melalui ketegangan antargolongan dalam menempatkan adat Melayu konteks sosial-historis

Art · Humanities · Theology · Asian Studies and History · Islamic Finance and Communication · Philippine History and Culture · Philosophy

  • Tarekat Syattariyah dan Alawiyah

    Open Access•Muhammad Nur Ichsan Azis, Salmin Djakaria•SULUK Jurnal Bahasa Sastra dan…•2021

  • Perlawanan Tak Kunjung Padam

    Open Access•Fatimatuz Zuhroh, Annisa Qurrotun Nada et al.•SULUK Jurnal Bahasa Sastra dan…•2023

  • Jejak antikolonial kesusastraan Balai Pustaka dalam novel Sitti Nurbaya

    Open Access•Ajeng Rahayu Tjaraka, Lily Tjahjandari•DIGLOSIA Jurnal Kajian Bahasa…•2024

  • Annemer and Coolie

    Open Access•Laga Adhi Dharma, Nur Alifah Septiani•HUMANIS•2023

  • Years Sitti Nurbaya

    Open Access•Alexander Stark, Balazs Huszka•Asian Culture and History•2022

  • Modern Indonesian literature

    Open Access•A Teeuw•Modern Indonesian Literature•1967

  • The Power of Prophecy

    Open Access•Peter Carey, P B R Carey•The power of prophecy•2008

  • Arus Kesadaran Dalam Agama Ketujuh

    Open Access•Dessy Wahyuni•Aksara•2018

  • Balai Pustaka

    Doris Jedamski•Archipel•1992

  • Imagined Communities. Reflections on the Origin and Spread of Nationalism

    Anthony Reid, Benedict Anderson•Pacific Affairs•1985

Citations per year1
Citation span2021 - 2024 (4)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae