Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Hendra Santosa

Biographic Data

ID4973537
NAMEHendra Santosa
GIVEN NAMESHendra
FAMILY NAMESantosa
SIGNATURESANTOSA H
AFFILIATIONSInstitut Seni Indonesia Denpasar
ORCID0000-0002-6286-4387
VERIFIEDYes
TOTAL WORKS29
TOTAL CITATIONS5
AUTHOR COUNT29
EDITOR COUNT0
FIRST PUBLICATION YEAR2017
LATEST PUBLICATION YEAR2024
H-INDEX1
  • Developing Singakerta Village Through the Establishment Sekaa Gong | Membangun Desa Singakerta Melalui Pembentukan Sekaa Gong

    Open Access•I Komang Werdi Darmawan, Hendra Santosa•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2024

    The Thematic Community Service Program Developing Village was conducted in Singakerta Village, focusing on Banjar Tunon. The first activity was to observe the track record of the Karawitan in Singakerta Village. From the case study, a generation-related problem was found. The non-developing potential of the Childern’s Traditional Music Group was formed in 2013, so researchers intend to rebuild the Childern’s Traditional Music Group to become a wo…

  • Construction of Tabuh Gilak Ravana among Sekaa Gong children of Singakerta Village | Pembinaan Tabuh Gilak Rahwana Di Kalangan Sekaa Gong Anak-Anak Desa Singakerta

    Open Access•I Ngurah Edy Upadana, Hendra Santosa•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2024

    Singakerta Village has two sekaa gongs, namely Sekaa Gong Kerta Yowana and Sekaa Gong Children of Singakerta Village. Sekaa Gong Kerta Yowana was formed around late 2014. Sekaa Gong Kerta Yowana was formed around the end of 2014, but its activities stopped around the end of late 2019. To form a new generation called Sekaa Gong Children of Singakerta Village in early 2023. Thematic Real Work Lecture (KKNT) activities exist for students to conduct …

  • Inovatif Music

    Open Access•Komang Lanang Adi Arimbawa, Hendra Santosa•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2024

    Baksya Nirleka's innovative musical work is an innovative musical work that describes the interaction of primitive humans who did not know writing (praaksara). Baksya Nirleka's work was realized using express media, utilizing materials available around him and also utilizing existing media such as Balinese gamelan which was chosen by several instruments that were believed to support this work. The problem that will be discussed is the form and pr…

  • Wariga Murti

    Ni Kadek Diah Nanta Kuswandari, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•JOGED•2024

    RINGKASANArtikel ini memaparkan hasil studi/projek independen program kegiatan MBKM yang dilakukan pada semester VII (September-Desember 2022). Kegiatan MBKM berupa projek independen yang bermitra kerja dengan Sanggar Semara Ratih, menciptakan sebuah karya tari hasil kolaborasi antara pencipta dengan Sanggar Semara Ratih. Proses penciptaan karya tari inovatif diwujudkan dengan menggunakan metode penciptaan Angripta Sasolahan yang tahapannya terdi…

  • Struktur Musik Iringan Tari Puspanjali

    Open Access•Saptono Saptono, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Panggung•2024

    Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan struktur komposisi musik iringan tari Puspanjali karya I Nyoman Windha seorang maestro karawitan Bali. Tari Puspanjali yang dipergunakan sebagai tari penyambutan ciptaan NLN Swasthi Widjaja diciptakan tahun 1989, menjadikannya sebagai sebuah karya tari yang monumental. Puspanjali berasal dari kata puspa berarti bunga dan anjali berarti sebuah penghormatan, dengan kata lain Puspanjali adalah taburan bunga se…

  • Innovative Music Composition “Blabur” | Karya Musik Inovatif “Blabur”

    Open Access•Ardi Gunawan Ardi, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

    Blabur is defined as a source of imagination and pouring out ideas that will later be able to reflect both natural disaster phenomena and offer ideas through works of art. Blabur's innovative music works use spoken media which focuses on Gender Wayang on the instruments of drum krumpungan, gong pulu, kecek ricik, flute, gantora and kajar with the aim of knowing the ideas, structure and concept of making Blabur's innovative music works. Through th…

  • Being Bizzare

    Open Access•I Nyoman Wiradarma Yoga, Hendra Santosa•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

    Tujuan penciptaan komposisi musik Being Bizzare adalah untuk mengangkat sebuah fenomena fsikologi tentang gangguan skizofrenia yaitu keadaan stress yang sudah akut. Seperti kisah Jhon dalam film “A Beautiful Mind” yang mengisahkan perjalanan hidup seorang Jhon yang mengidap gangguan skizofrenia. Mekanisme hidup seorang Jhon kemudian diangkat menjadi sebuah komposisi musik baru dengan judul Being Bizzare dengan media ungkap Gamelan Semarandana yan…

  • Unpacking the Form and Structure of Jaya Baya Music Composition in JES Gamelan Fusion

    Open Access•I Putu Riangga Budi Pramana, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Gondang Jurnal Seni dan Budaya•2023

    This paper aims to reveal the structure and form of Jaya Baya music composition by I Nyoman Windha in JES Gamelan Fusion. Jaya Baya's Music Composition in JES Gamelan Fusion is the result of a rearrangement of the same title worked on with the Sekar Jaya Gamelan Group using Angklung gamelan in 2002 by taking the idea of revealing the meaning of the Bom Bali I Tragedy. This research uses qualitative descriptive research methods, with musicological…

  • The creative process of creating dance accompaniment gendhing Murdanata Dedarining Aringgit

    Open Access•I Nyoman Kariasa, Wardizal Wardizal et al.•ARTICLE•Dewa Ruci Jurnal Pengkajian dan…•2023

    The Gendhing accompaniment for Murdanata Dedarining Aringgit is a newly composed musical piece designed to accompany the Murdanata Dedarining Aringgit dance, which serves as the mascot dance of Nagasepaha village in Buleleng Regency, Bali. Data for creating this piece were gathered through literature studies, observations, interviews, and discography (recordings). The primary question guiding this creation was: 'What is the creative process invol…

  • Musical Creation “Poleng” | Musik Kreasi Poleng

    Open Access•I Kadek Agus Aditya Putra, I Gede Yudarta et al.•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2022

    Simbol-simbol umat Hindu di Bali umumnya berupa benda-benda dengan berbagai bentuk atau menggunakan kain dengan warna-warna tertentu Karya. Hal ini menunjukkan warna mempunyai arti penting bagi umat Hindu dalam melaksanakan pemujaan. Salah satu perpaduan warna yang sering digunakan adalah perpaduan warna hitam dan putih yang dikonfigurasikan sedemikian rupa pada selembar kain. Kain poleng begitulah kain yang bercorak mirip papan catur yang sering…

  • Mutusake

    Open Access•Hendra Santosa, Ni Made Ayu Dwi Sattvitri et al.•ARTICLE•PROMUSIKA•2022

    Mutusake merupakan penggambaran fenomena putusnya ekor cicak yang masih dapat bergerak walaupun sudah terlepas dari badannya. Fenomena tersebut diinterpretasikan melalui sebuah karya karawitan bermedia gamelan Gender Wayang dan Selonding. Adapun permasalahan yang dibahas adalah bagaimana cara mengembangkan pola - pola gending Gender Wayang Cecek Megelut untuk membentuk pola yang baru. Karya ini menggunakan metode penciptaan yang dirancang oleh I …

  • The Transformation of Wargasari’s Kidung into Composition “Wehyang” | Transformasi Kidung Wargasari ke dalam Komposisi Karawitan “Wehyang”

    Open Access•I Made Rai Purna Yasa, Hendra Santosa•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2022

    Karya seni karawitan yang berjudul “WeHyang” merupakan karya seni yang terinspirasi dari tradisi Mesucian yang terdapat di Desa Kapal. Karya seni karawitan “WeHyang” terinspirasi dari kidung wargasari yang digunakan sebagai nyanyian suci dalam prosesi tradisi berlangsung. Alunan bait-bait kidung yang dinyanyikan dengan padalingsa yang berbeda setiap baitnya ditransformasikan ke dalam pola – pola gamelan. Gamelan yang digunakan sebagai media ungka…

  • Konsep Rwa Bhinedha Dalam Tari Rejang Sakral Lanang Di Desa Mayong Buleleng Bali

    Hendra Santosa, I Made Rianta et al.•ARTICLE•JOGED•2021

    ABSTRAKPola lantai Tari Rejang Sakral Lanang di Desa Mayong berkonsep rwa bhinedha yang terlihat dari garis lurus satu banjar lalu membentuk garis melengkung. Kedua garis tersebut merupakan simbol purusa dan pradana untuk mencapai suatu kehidupan atau keseimbangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui konsep rwa bhinedha dalam pola lantai tarian tersebut. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah metode observasi tidak berstruktur, metode …

  • Jejak Seni Pertunjukan Bali Kuna Dalam Karya Kesusastraan Usana Bali Mayantaka Carita

    Open Access•Hendra Santosa, Dyah Kustiyanti et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2021

    Tulisan ini merupakan bagian dari penelitian yang berjudul “Inventarisasi Istilah-istilah Seni Pertunjukan Bali dalam Karya Kesusastraan Jaman Gelgel (1401-1687) dan bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana seni pertunjukan pada masa Bali kuno masih bertahan dan berkembang dengan baik pada masa Gelgel, setelah penaklukan Majapahit. Berbagai karya pada masa Raja Waturenggong lahir di Bali, sehingga dapat dikatakan sebagai sebuah masa keemasan bagi…

  • Perkembangan Fungsi dan Makna Kain Tenun Gotya dalam Industri Fashion

    Open Access•I Wayan Dedy Prayatna, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2021

    Kain Tenun Gotya merupakan salah satu kain tenun tradisional di Desa Adat Tenganan Pegringsingan yang dipercaya oleh masyarakat memiliki makna filosofi dan sangat berperan penting dalam kegiatan upacara adat di Desa Tenganan Pegringsingan. Seiring dengan perkembangan zaman permintaan terhadap kain Tenun Gotya semakin meningkat khususnya dalam industry fashion sehingga menimbulkan suatu perkembangan dari fungsi ataupun makna yang di akibatkan oleh…

  • Konsep Musikal Instrumen Kendang dalam Gamelan Gong Kebyar

    Open Access•I Putu Danika Pryatna, Hendra Santosa•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2021•Cited by: 1•References: 2

    Memegang peranan sebagai seorang pengendang Bali di dalam sebuah barungan gamelan gong kebyar, ternyata tidak sesederhana yang terlihat. Menjadi seorang pengendang di dalam sebuah sekeha gamelan gong kebyar Bali, harus memiliki jiwa kepemimpinan, agar sebuah sekeha dapat menampilkan pertunjukan yang bagus. Tidak semua pengendang Bali memiliki jiwa seperti itu, itu dikarenakan tidak semua pengendang tekun dalam melatih dirinya agar memiliki teknik…

  • Kajian Estetis Adegan Bondres Wayang Tantri Oleh Dalang I Wayan Wija

    Open Access•I Dewa Ketut Wicaksandita, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Panggung•2020

    Adegan bondres merupakan sebuah adegan yang dimunculkan dengan tujuan untuk menghibur penonton. Adegan bondres pada wayang Tantri lakon Bhagawan Kundala Nangun Yadnya oleh Dalang Wija dimunculkan dengan beragam kreativitas yang tidak pernah dilakuakn Dalang lain. Hal ini memunculkan apresiasi berupa tepuk tangan dari penoton yang mengindikasikan terpenuhinya rasa nikmat indah atas nilai estetis yang muncul. Tujuan utama penelitian ini ialah untuk…

  • Estetika Adegan Bondres Wayang Tantri oleh Dalang I Wayan Wija

    Open Access•I Dewa Ketut Wicaksandita, I Ketut Sariada et al.•ARTICLE•Panggung•2020

    Bebondresan is a scene that is raised in order to entertain the audience. The scene of the bonding on theTantri puppet play Bhagawan Kundala Nangun Yadnya by Dalang Wija was brought up with a varietyof creativity that no other Dalang had ever done. This gave rise to appreciation in the form of applausefrom the audience who indicated the fulfillment of the wonderful taste of the aesthetic values that emerged.The main purpose of this research is to…

  • Transformasi Lagu œKacang Dari ke Dalam Chamber Music

    Open Access•Komang Wira Adhi Mahardika, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Gondang Jurnal Seni dan Budaya•2020

    This article aims to reveal the transformation process of a traditional lullaby entitled Kacang Dari into chamber music so that the song can rise from the of extinction. The problems discussed in this article are focused on the rapid development of technology that has indirectly made the legacy of traditions, especially traditional songs, increasingly abandoned. One of the traditional songs that is on the verge of extinction is Kacang Dari. Kacan…

  • Penerapan Konsep Warna Dingin Pada Tata Artistik Program Televisi Dunia Anak TVRI Bali

    Open Access•Ni Kadek Wina Ferninaindis, I Komang Arba Wirawan et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2020

    Warna merupakan hal penting dalam memperindah tata artistik sebuah program acara televisi. Pengaplikasian warna juga menjadi hal yang yang patut menjadi perhatian dalam menambah mood pengisi acara didalamnya. Warna dingin sebagai warna dasar dari program Tata Artistik Dunia Anak TVRI Bali telah mengaplikasikan hal tersebut. Warna dingin merupakan warna yang memberikan kesan dingin, menyenangkan, menyejukan, dan kenyamanan di dalam sebuah ruangan.…

  • Critical Analysis on Historiography of Gamelan Bebonangan In Bali

    Open Access•Hendra Santosa•ARTICLE•Paramita Historical Studies Journal•2020•References: 2

    Historical sources on gamelan Bebonangan refer to the different shapes and forms of the ensemble. This inevitably results in perplexity on the origin, shapes, and forms of gamelan Bebenongan. The paper, therefore, aims to redress the confusion by rewriting it through critical history, a type of criticism on historical sources related to the term gamelan Bebonangan in Bali. The method used for the paper is historical approaches that include heuris…

  • Permainan Kendang Bali

    Open Access•I Putu Danika Pryatna, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Dewa Ruci Jurnal Pengkajian dan…•2020•Cited by: 1

    Kendang Bali merupakan alat musik yang termasuk dalam keluarga perkusi. Kendang lanang dan kendang wadon memiliki pola yang berbeda-beda, namun jika dimainkan bersama bisa menimbulkan keseimbangan di dalamnya. Keseimbangan merupakan salah satu unsur estetika yang peneliti gunakan untuk menganalisis keseimbangan pola permainan kendang Bali yang dapat dilihat dari konsep rwa bhineda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang me…

  • The Concept of Balance at Sekati Ririg Gending in Tejakula, Buleleng Regency

    Open Access•I Ketut Aditya Putra, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Harmonia Journal of Arts Research…•2020•References: 1

    This study aims to determine the concept of balance found in playing techniques, tempo, and dynamics (ngumbang-ngisep) at Sekati Ririg Cenik gending in Tejakula, Buleleng Regency. The research is focused on the presentation using the barungan of Gong Kebyar gamelan, because at the time of handling the beginning observation, it was presented to accompany religious ceremonies at Pura Maksan Tejakula. This research is a qualitative study using sever…

  • Proses Penciptaan Komposisi Karawitan Kreasi Baru Paras Paros

    Open Access•I Nyoman Yudha Putra Widiantara, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•PROMUSIKA•2020•References: 1

    Komposisi karawitan ini diilhami adat istiadat menyama braya yang bagi masyarakat Bali menjadi landasan moral dalam membangun relasi sosial merupakan kekayaan utama dalam hidup dan sebagai jalan untuk menggapai kedamaian dan keharmonisan yang telah ada sejak lama. oleh Paras Paros merupakan karya karawitan inovatif yang bersumber dari konsep menyama braya. Karya karawitan ini merupakan ungkapan dari gejolak masyarakat yang selalu berjalan dinamis…

  • Transformasi Musik Balaganjur Teruna Goak Ke dalam Musik Jazz

    Open Access•Ade Surya Firdaus, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Panggung•2019

    The Megoak-goakan tradition from a Panji Village is played with Balaganjur Teruna Goak music, both of which are very interesting when they are transformed into jazz because they have the same basic musical form. This article aims to provide an overview of the process of transformation of Balaganjur Teruna Goak Village in Panji Village into jazz music. The process of transformation into jazz music was carried out with the creation method of explor…

Next
  • Tirtha Campuhan

    Open Access•Prakasih Putu Paristha, Yudarta I Gede et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2018•Cited by: 2•References: 2

    Proses penciptaan karya seni, khususnya seni karawitan sudah mulai berkembang mengikuti kemajuan jaman. Perkembangan tersebut terdapat pada proses kreativitas dalam penciptaan karya seni karawitan, hal itu dapat dilihat dari unsur musik dalam seni karawitan. Dalam seni karawitan sangat penting dalam proses penciptaan karya seni yang kuat untuk sebuah pembaharuan terhadap tradisi sehingga bisa dikatakan sebagai musik kreasi. Penata tertarik mengan…

  • Konsep Musikal Instrumen Kendang dalam Gamelan Gong Kebyar

    Open Access•I Putu Danika Pryatna, Hendra Santosa•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2021•Cited by: 1•References: 2

    Memegang peranan sebagai seorang pengendang Bali di dalam sebuah barungan gamelan gong kebyar, ternyata tidak sesederhana yang terlihat. Menjadi seorang pengendang di dalam sebuah sekeha gamelan gong kebyar Bali, harus memiliki jiwa kepemimpinan, agar sebuah sekeha dapat menampilkan pertunjukan yang bagus. Tidak semua pengendang Bali memiliki jiwa seperti itu, itu dikarenakan tidak semua pengendang tekun dalam melatih dirinya agar memiliki teknik…

  • Permainan Kendang Bali

    Open Access•I Putu Danika Pryatna, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Dewa Ruci Jurnal Pengkajian dan…•2020•Cited by: 1

    Kendang Bali merupakan alat musik yang termasuk dalam keluarga perkusi. Kendang lanang dan kendang wadon memiliki pola yang berbeda-beda, namun jika dimainkan bersama bisa menimbulkan keseimbangan di dalamnya. Keseimbangan merupakan salah satu unsur estetika yang peneliti gunakan untuk menganalisis keseimbangan pola permainan kendang Bali yang dapat dilihat dari konsep rwa bhineda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang me…

  • Gamelan Sistem Sepuluh Nada dalam Satu Gembyang untuk Olah Kreativitas Karawitan Bali

    Open Access•Hendra Santosa, Saptono et al.•ARTICLE•PANTUN Jurnal Ilmiah Seni Budaya•2019•Cited by: 1

    This article is part of the Competitive Grants study entitled “Prototipe Gamelan Sistem Sepuluh Nada dalam Satu Gembyang.” The concept of ten tones in one gembyang (oktav) has once been formulated by Raden Angga Mahyar Kusumadinata, Indonesian musicologist. In Balinese, gamelan scales with ten-tone system are wri!en in the Prakempa manuscript. This interesting musical concept has not been thoroughly investigated. The previous research has produce…

  • Seni Pertunjukan Bali Pada Masa Dinasti Warmadewa

    Open Access•Hendra Santosa, Nina Herlina Lubis et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2017

    Tulisan ini merupakan bagian dari disertasi yang berjudul “Gamelan Perang di Bali, Abad ke-10 Sampai Awal Abad ke-21†, sebagai salah satu syarat untuk maju Ujian Naskah Disertasi pada program studi Ilmu Sastra Konsentrasi Ilmu Sejarah Universitas Padjadjaran (UNPAD). Tulisan ini mengulas tentang gamelan zaman Bali Kuno yang mengambil rentang waktu dari Tahun 882 sampai 1077 Masehi, yang kemudian dikembangkan dengan menggunakan seni pertunjukan ag…

  • Tirtha Campuhan

    Open Access•Prakasih Putu Paristha, Yudarta I Gede et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2018•Cited by: 2•References: 2

    Proses penciptaan karya seni, khususnya seni karawitan sudah mulai berkembang mengikuti kemajuan jaman. Perkembangan tersebut terdapat pada proses kreativitas dalam penciptaan karya seni karawitan, hal itu dapat dilihat dari unsur musik dalam seni karawitan. Dalam seni karawitan sangat penting dalam proses penciptaan karya seni yang kuat untuk sebuah pembaharuan terhadap tradisi sehingga bisa dikatakan sebagai musik kreasi. Penata tertarik mengan…

  • Transformasi Musik Balaganjur Teruna Goak Ke dalam Musik Jazz

    Open Access•Ade Surya Firdaus, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Panggung•2019

    The Megoak-goakan tradition from a Panji Village is played with Balaganjur Teruna Goak music, both of which are very interesting when they are transformed into jazz because they have the same basic musical form. This article aims to provide an overview of the process of transformation of Balaganjur Teruna Goak Village in Panji Village into jazz music. The process of transformation into jazz music was carried out with the creation method of explor…

  • Estetika Gerak Tari Rejang Sakral Lanang Di Desa Mayong, Seririt, Buleleng, Bali

    Open Access•I Made Rianta, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2019

    Tari Rejang Sakral Lanang di Desa Mayong, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng adalah sebuah tari sakral yang memiliki keunikan salah satunya terletak pada gerak tarinya. Memahami dan mengetahui estetika gerak dalam Tari Rejang Sakral Lanang di Desa Mayong merupakan tujuan penelitian ini. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik observasi tidak berstruktur, teknik wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan analisi…

  • Gamelan Sistem Sepuluh Nada dalam Satu Gembyang untuk Olah Kreativitas Karawitan Bali

    Open Access•Hendra Santosa, Saptono et al.•ARTICLE•PANTUN Jurnal Ilmiah Seni Budaya•2019•Cited by: 1

    This article is part of the Competitive Grants study entitled “Prototipe Gamelan Sistem Sepuluh Nada dalam Satu Gembyang.” The concept of ten tones in one gembyang (oktav) has once been formulated by Raden Angga Mahyar Kusumadinata, Indonesian musicologist. In Balinese, gamelan scales with ten-tone system are wri!en in the Prakempa manuscript. This interesting musical concept has not been thoroughly investigated. The previous research has produce…

  • Kajian Estetis Adegan Bondres Wayang Tantri Oleh Dalang I Wayan Wija

    Open Access•I Dewa Ketut Wicaksandita, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Panggung•2020

    Adegan bondres merupakan sebuah adegan yang dimunculkan dengan tujuan untuk menghibur penonton. Adegan bondres pada wayang Tantri lakon Bhagawan Kundala Nangun Yadnya oleh Dalang Wija dimunculkan dengan beragam kreativitas yang tidak pernah dilakuakn Dalang lain. Hal ini memunculkan apresiasi berupa tepuk tangan dari penoton yang mengindikasikan terpenuhinya rasa nikmat indah atas nilai estetis yang muncul. Tujuan utama penelitian ini ialah untuk…

  • Estetika Adegan Bondres Wayang Tantri oleh Dalang I Wayan Wija

    Open Access•I Dewa Ketut Wicaksandita, I Ketut Sariada et al.•ARTICLE•Panggung•2020

    Bebondresan is a scene that is raised in order to entertain the audience. The scene of the bonding on theTantri puppet play Bhagawan Kundala Nangun Yadnya by Dalang Wija was brought up with a varietyof creativity that no other Dalang had ever done. This gave rise to appreciation in the form of applausefrom the audience who indicated the fulfillment of the wonderful taste of the aesthetic values that emerged.The main purpose of this research is to…

  • Transformasi Lagu œKacang Dari ke Dalam Chamber Music

    Open Access•Komang Wira Adhi Mahardika, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Gondang Jurnal Seni dan Budaya•2020

    This article aims to reveal the transformation process of a traditional lullaby entitled Kacang Dari into chamber music so that the song can rise from the of extinction. The problems discussed in this article are focused on the rapid development of technology that has indirectly made the legacy of traditions, especially traditional songs, increasingly abandoned. One of the traditional songs that is on the verge of extinction is Kacang Dari. Kacan…

  • Penerapan Konsep Warna Dingin Pada Tata Artistik Program Televisi Dunia Anak TVRI Bali

    Open Access•Ni Kadek Wina Ferninaindis, I Komang Arba Wirawan et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2020

    Warna merupakan hal penting dalam memperindah tata artistik sebuah program acara televisi. Pengaplikasian warna juga menjadi hal yang yang patut menjadi perhatian dalam menambah mood pengisi acara didalamnya. Warna dingin sebagai warna dasar dari program Tata Artistik Dunia Anak TVRI Bali telah mengaplikasikan hal tersebut. Warna dingin merupakan warna yang memberikan kesan dingin, menyenangkan, menyejukan, dan kenyamanan di dalam sebuah ruangan.…

  • Critical Analysis on Historiography of Gamelan Bebonangan In Bali

    Open Access•Hendra Santosa•ARTICLE•Paramita Historical Studies Journal•2020•References: 2

    Historical sources on gamelan Bebonangan refer to the different shapes and forms of the ensemble. This inevitably results in perplexity on the origin, shapes, and forms of gamelan Bebenongan. The paper, therefore, aims to redress the confusion by rewriting it through critical history, a type of criticism on historical sources related to the term gamelan Bebonangan in Bali. The method used for the paper is historical approaches that include heuris…

  • Permainan Kendang Bali

    Open Access•I Putu Danika Pryatna, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Dewa Ruci Jurnal Pengkajian dan…•2020•Cited by: 1

    Kendang Bali merupakan alat musik yang termasuk dalam keluarga perkusi. Kendang lanang dan kendang wadon memiliki pola yang berbeda-beda, namun jika dimainkan bersama bisa menimbulkan keseimbangan di dalamnya. Keseimbangan merupakan salah satu unsur estetika yang peneliti gunakan untuk menganalisis keseimbangan pola permainan kendang Bali yang dapat dilihat dari konsep rwa bhineda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang me…

  • The Concept of Balance at Sekati Ririg Gending in Tejakula, Buleleng Regency

    Open Access•I Ketut Aditya Putra, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Harmonia Journal of Arts Research…•2020•References: 1

    This study aims to determine the concept of balance found in playing techniques, tempo, and dynamics (ngumbang-ngisep) at Sekati Ririg Cenik gending in Tejakula, Buleleng Regency. The research is focused on the presentation using the barungan of Gong Kebyar gamelan, because at the time of handling the beginning observation, it was presented to accompany religious ceremonies at Pura Maksan Tejakula. This research is a qualitative study using sever…

  • Proses Penciptaan Komposisi Karawitan Kreasi Baru Paras Paros

    Open Access•I Nyoman Yudha Putra Widiantara, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•PROMUSIKA•2020•References: 1

    Komposisi karawitan ini diilhami adat istiadat menyama braya yang bagi masyarakat Bali menjadi landasan moral dalam membangun relasi sosial merupakan kekayaan utama dalam hidup dan sebagai jalan untuk menggapai kedamaian dan keharmonisan yang telah ada sejak lama. oleh Paras Paros merupakan karya karawitan inovatif yang bersumber dari konsep menyama braya. Karya karawitan ini merupakan ungkapan dari gejolak masyarakat yang selalu berjalan dinamis…

  • Konsep Rwa Bhinedha Dalam Tari Rejang Sakral Lanang Di Desa Mayong Buleleng Bali

    Hendra Santosa, I Made Rianta et al.•ARTICLE•JOGED•2021

    ABSTRAKPola lantai Tari Rejang Sakral Lanang di Desa Mayong berkonsep rwa bhinedha yang terlihat dari garis lurus satu banjar lalu membentuk garis melengkung. Kedua garis tersebut merupakan simbol purusa dan pradana untuk mencapai suatu kehidupan atau keseimbangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui konsep rwa bhinedha dalam pola lantai tarian tersebut. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah metode observasi tidak berstruktur, metode …

  • Jejak Seni Pertunjukan Bali Kuna Dalam Karya Kesusastraan Usana Bali Mayantaka Carita

    Open Access•Hendra Santosa, Dyah Kustiyanti et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2021

    Tulisan ini merupakan bagian dari penelitian yang berjudul “Inventarisasi Istilah-istilah Seni Pertunjukan Bali dalam Karya Kesusastraan Jaman Gelgel (1401-1687) dan bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana seni pertunjukan pada masa Bali kuno masih bertahan dan berkembang dengan baik pada masa Gelgel, setelah penaklukan Majapahit. Berbagai karya pada masa Raja Waturenggong lahir di Bali, sehingga dapat dikatakan sebagai sebuah masa keemasan bagi…

  • Perkembangan Fungsi dan Makna Kain Tenun Gotya dalam Industri Fashion

    Open Access•I Wayan Dedy Prayatna, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Mudra Jurnal Seni Budaya•2021

    Kain Tenun Gotya merupakan salah satu kain tenun tradisional di Desa Adat Tenganan Pegringsingan yang dipercaya oleh masyarakat memiliki makna filosofi dan sangat berperan penting dalam kegiatan upacara adat di Desa Tenganan Pegringsingan. Seiring dengan perkembangan zaman permintaan terhadap kain Tenun Gotya semakin meningkat khususnya dalam industry fashion sehingga menimbulkan suatu perkembangan dari fungsi ataupun makna yang di akibatkan oleh…

  • Konsep Musikal Instrumen Kendang dalam Gamelan Gong Kebyar

    Open Access•I Putu Danika Pryatna, Hendra Santosa•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2021•Cited by: 1•References: 2

    Memegang peranan sebagai seorang pengendang Bali di dalam sebuah barungan gamelan gong kebyar, ternyata tidak sesederhana yang terlihat. Menjadi seorang pengendang di dalam sebuah sekeha gamelan gong kebyar Bali, harus memiliki jiwa kepemimpinan, agar sebuah sekeha dapat menampilkan pertunjukan yang bagus. Tidak semua pengendang Bali memiliki jiwa seperti itu, itu dikarenakan tidak semua pengendang tekun dalam melatih dirinya agar memiliki teknik…

  • Musical Creation “Poleng” | Musik Kreasi Poleng

    Open Access•I Kadek Agus Aditya Putra, I Gede Yudarta et al.•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2022

    Simbol-simbol umat Hindu di Bali umumnya berupa benda-benda dengan berbagai bentuk atau menggunakan kain dengan warna-warna tertentu Karya. Hal ini menunjukkan warna mempunyai arti penting bagi umat Hindu dalam melaksanakan pemujaan. Salah satu perpaduan warna yang sering digunakan adalah perpaduan warna hitam dan putih yang dikonfigurasikan sedemikian rupa pada selembar kain. Kain poleng begitulah kain yang bercorak mirip papan catur yang sering…

  • Mutusake

    Open Access•Hendra Santosa, Ni Made Ayu Dwi Sattvitri et al.•ARTICLE•PROMUSIKA•2022

    Mutusake merupakan penggambaran fenomena putusnya ekor cicak yang masih dapat bergerak walaupun sudah terlepas dari badannya. Fenomena tersebut diinterpretasikan melalui sebuah karya karawitan bermedia gamelan Gender Wayang dan Selonding. Adapun permasalahan yang dibahas adalah bagaimana cara mengembangkan pola - pola gending Gender Wayang Cecek Megelut untuk membentuk pola yang baru. Karya ini menggunakan metode penciptaan yang dirancang oleh I …

  • The Transformation of Wargasari’s Kidung into Composition “Wehyang” | Transformasi Kidung Wargasari ke dalam Komposisi Karawitan “Wehyang”

    Open Access•I Made Rai Purna Yasa, Hendra Santosa•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2022

    Karya seni karawitan yang berjudul “WeHyang” merupakan karya seni yang terinspirasi dari tradisi Mesucian yang terdapat di Desa Kapal. Karya seni karawitan “WeHyang” terinspirasi dari kidung wargasari yang digunakan sebagai nyanyian suci dalam prosesi tradisi berlangsung. Alunan bait-bait kidung yang dinyanyikan dengan padalingsa yang berbeda setiap baitnya ditransformasikan ke dalam pola – pola gamelan. Gamelan yang digunakan sebagai media ungka…

  • Innovative Music Composition “Blabur” | Karya Musik Inovatif “Blabur”

    Open Access•Ardi Gunawan Ardi, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

    Blabur is defined as a source of imagination and pouring out ideas that will later be able to reflect both natural disaster phenomena and offer ideas through works of art. Blabur's innovative music works use spoken media which focuses on Gender Wayang on the instruments of drum krumpungan, gong pulu, kecek ricik, flute, gantora and kajar with the aim of knowing the ideas, structure and concept of making Blabur's innovative music works. Through th…

  • Being Bizzare

    Open Access•I Nyoman Wiradarma Yoga, Hendra Santosa•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2023

    Tujuan penciptaan komposisi musik Being Bizzare adalah untuk mengangkat sebuah fenomena fsikologi tentang gangguan skizofrenia yaitu keadaan stress yang sudah akut. Seperti kisah Jhon dalam film “A Beautiful Mind” yang mengisahkan perjalanan hidup seorang Jhon yang mengidap gangguan skizofrenia. Mekanisme hidup seorang Jhon kemudian diangkat menjadi sebuah komposisi musik baru dengan judul Being Bizzare dengan media ungkap Gamelan Semarandana yan…

  • Unpacking the Form and Structure of Jaya Baya Music Composition in JES Gamelan Fusion

    Open Access•I Putu Riangga Budi Pramana, Hendra Santosa et al.•ARTICLE•Gondang Jurnal Seni dan Budaya•2023

    This paper aims to reveal the structure and form of Jaya Baya music composition by I Nyoman Windha in JES Gamelan Fusion. Jaya Baya's Music Composition in JES Gamelan Fusion is the result of a rearrangement of the same title worked on with the Sekar Jaya Gamelan Group using Angklung gamelan in 2002 by taking the idea of revealing the meaning of the Bom Bali I Tragedy. This research uses qualitative descriptive research methods, with musicological…

  • The creative process of creating dance accompaniment gendhing Murdanata Dedarining Aringgit

    Open Access•I Nyoman Kariasa, Wardizal Wardizal et al.•ARTICLE•Dewa Ruci Jurnal Pengkajian dan…•2023

    The Gendhing accompaniment for Murdanata Dedarining Aringgit is a newly composed musical piece designed to accompany the Murdanata Dedarining Aringgit dance, which serves as the mascot dance of Nagasepaha village in Buleleng Regency, Bali. Data for creating this piece were gathered through literature studies, observations, interviews, and discography (recordings). The primary question guiding this creation was: 'What is the creative process invol…

  • Developing Singakerta Village Through the Establishment Sekaa Gong | Membangun Desa Singakerta Melalui Pembentukan Sekaa Gong

    Open Access•I Komang Werdi Darmawan, Hendra Santosa•ARTICLE•GHURNITA Jurnal Seni Karawitan•2024

    The Thematic Community Service Program Developing Village was conducted in Singakerta Village, focusing on Banjar Tunon. The first activity was to observe the track record of the Karawitan in Singakerta Village. From the case study, a generation-related problem was found. The non-developing potential of the Childern’s Traditional Music Group was formed in 2013, so researchers intend to rebuild the Childern’s Traditional Music Group to become a wo…

Cultural and Artistic Studies (29 works) · Art (27 works) · Humanities (16 works) · Child Development and Education (10 works) · Visual arts (7 works) · Aesthetics (5 works) · Environmental Engineering and Cultural Studies (5 works) · Literature (5 works) · Musical (5 works) · Psychology (5 works)

Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae