Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

R M Soedarsono

Biographic Data

ID4981040
NAMER M Soedarsono
GIVEN NAMESR M
FAMILY NAMESoedarsono
SIGNATURESOEDARSONO R M
AFFILIATIONSUniversitas Gadjah Mada
VERIFIEDNo
TOTAL WORKS7
TOTAL CITATIONS1
AUTHOR COUNT7
EDITOR COUNT0
FIRST PUBLICATION YEAR2012
LATEST PUBLICATION YEAR2015
H-INDEX1
  • Angklung Dogdog Lojor pada Upacara Seren Taun

    Open Access•Dinda Satya Upaja Budi, R M Soedarsono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2015•References: 1

    Tujuan penelitian ini menjelaskan pertunjukan Angklung Dogdog Lojor dalam siklus upacara Seren Taun pada masyarakat Kasepuhan Ciptagelar, Kasatuan Adat Banten Kidul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui pengamatan di lapangan dan wawancara mendalam. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa pertunjukan Angklung Dogdog Lojor dalam upacara Seren Taun bukan semata-mata hanya sebagai seni pertunjukan dalam paradigma Bar…

  • Kosmologis Tetabuhan dalam Upacara Ngaben

    Open Access•I Nyoman Arsana, I Nyoman Cau Arsana et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2015•Cited by: 1•References: 1

    Penelitian ini difokuskan pada dua hal, yaitu: (1) mendeskripsikan hubungan musik dan ritual melalui penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben dan (2) menemukan aspek-aspek kosmologis tetabuhan dalam upacara ngaben. Penelitian ini menggunakan perspektif etnomusikologis dipadukan dengan konsep agama dan filsafat bunyi yang tertuang dalam lontar Prakempa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat erat antara tetabuhan dan upac…

  • Pengaruh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada Seni Karawitan Kraton Yogyakarta

    Open Access•Raharja Raharja, Timbul Haryono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2014

    Gamelan sebagai alat musik atau karawitan sebagai produk musikal dari Kraton Yogyakartamempunyai beberapa karakter yang sangat khas. Karawitan masih dipergunakan sebagai suatu identitasdan diakui oleh masyarakat hingga saat ini. Pengembangan musikal ini bermula dari Sri SultanHamengku Buwono I. Ada dua alasan penting yang mendorong gagasan penciptaan karaktergamelan. Pertama, konsepsi kedudukan raja telah mendudukkan gamelan sebagai salah satu pu…

  • Karakter Musikal Lagu Gedé Kepesindenan Karawitan Sunda

    Open Access•Endah Irawan, R M Soedarsono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2014

    Penelitian ini difokuskan pada tiga hal yaitu: (1) menemukan ciri-ciri musikal lagu gedé; (2)menunjukkan perbedaan relasi musikal antara lagu gedé dengan pertunjukan wayang golék dankiliningan; dan (3) menunjukkan kompleksitas hubungan garap di dalam lagu gedé, yaitu hubunganantara nyanyian sindén dengan nyanyian alok, rebaban, gambangan, dan kendangan. Penelitianini menggunakan pendekatan etnomusikologis didasarkan pada cara kerja ala Wim van Za…

  • Perkembangan Penyajian Jathilan di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Open Access•Kuswarsantyo Kuswarsantyo, Timbul Haryono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2013

    The Horse Dance in Yogyakarta. Artikel ini membahas perjalanan sejarah kesenian Jathilan hingga memasukiera Globalisasi. Pasang surut kesenian Jathilan telah dialami dari waktu ke waktu, termasuk juga dalam aspekfungsi penyajian. Kini Jathilan dapat bebas disajikan tanpa terkait dengan upacara seremonial tertentu. Hadirnyaindustri pariwisata yang dicanangkan pemerintah tahun 1986, merupakan era baru yang disebut dengan Globalisasi.Program pariwis…

  • Tatahan dan Sunggingan Wayang Golek Menak Yogyakarta

    Open Access•Dewanto Sukistono, Timbul Haryono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2013

    The Sculpture and Painting of Yogyakarta Wooden Puppet. The wayang golek Menak is one of the threedimensionalpuppet performance in Indonesia. The ‘Menak’ word indicate that the story was taken from the ‘SeratMenak’, that’s different version with wayang golek Purwa wich taken from ‘Mahabarata’ or ‘Ramayana’ story, thatwas popular in West Jawa. In Yogyakarta, wayang golek Menak was popularized by Ki Widiprayitna about 1950.Based on differences in t…

  • Campursari Karya Manthous

    Open Access•Wadiyo Wadiyo, Timbul Haryono et al.•ARTICLE•Panggung•2012

    Manthous’s Campursari is a blend of Javanese gamelan pentatonic music with popular music in Indonesia which is based on Western diatonic music. The tones of gamelan and the frequencies of the tune are all transformed into diatonic tone frequency. However, the harmonization which is used is pentatonic harmony of Javanese gamelan. Manthous’s Campursari has succesfully become one of the major music industries since it is supported by three component…

  • Kosmologis Tetabuhan dalam Upacara Ngaben

    Open Access•I Nyoman Arsana, I Nyoman Cau Arsana et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2015•Cited by: 1•References: 1

    Penelitian ini difokuskan pada dua hal, yaitu: (1) mendeskripsikan hubungan musik dan ritual melalui penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben dan (2) menemukan aspek-aspek kosmologis tetabuhan dalam upacara ngaben. Penelitian ini menggunakan perspektif etnomusikologis dipadukan dengan konsep agama dan filsafat bunyi yang tertuang dalam lontar Prakempa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat erat antara tetabuhan dan upac…

  • Campursari Karya Manthous

    Open Access•Wadiyo Wadiyo, Timbul Haryono et al.•ARTICLE•Panggung•2012

    Manthous’s Campursari is a blend of Javanese gamelan pentatonic music with popular music in Indonesia which is based on Western diatonic music. The tones of gamelan and the frequencies of the tune are all transformed into diatonic tone frequency. However, the harmonization which is used is pentatonic harmony of Javanese gamelan. Manthous’s Campursari has succesfully become one of the major music industries since it is supported by three component…

  • Perkembangan Penyajian Jathilan di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Open Access•Kuswarsantyo Kuswarsantyo, Timbul Haryono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2013

    The Horse Dance in Yogyakarta. Artikel ini membahas perjalanan sejarah kesenian Jathilan hingga memasukiera Globalisasi. Pasang surut kesenian Jathilan telah dialami dari waktu ke waktu, termasuk juga dalam aspekfungsi penyajian. Kini Jathilan dapat bebas disajikan tanpa terkait dengan upacara seremonial tertentu. Hadirnyaindustri pariwisata yang dicanangkan pemerintah tahun 1986, merupakan era baru yang disebut dengan Globalisasi.Program pariwis…

  • Tatahan dan Sunggingan Wayang Golek Menak Yogyakarta

    Open Access•Dewanto Sukistono, Timbul Haryono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2013

    The Sculpture and Painting of Yogyakarta Wooden Puppet. The wayang golek Menak is one of the threedimensionalpuppet performance in Indonesia. The ‘Menak’ word indicate that the story was taken from the ‘SeratMenak’, that’s different version with wayang golek Purwa wich taken from ‘Mahabarata’ or ‘Ramayana’ story, thatwas popular in West Jawa. In Yogyakarta, wayang golek Menak was popularized by Ki Widiprayitna about 1950.Based on differences in t…

  • Pengaruh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada Seni Karawitan Kraton Yogyakarta

    Open Access•Raharja Raharja, Timbul Haryono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2014

    Gamelan sebagai alat musik atau karawitan sebagai produk musikal dari Kraton Yogyakartamempunyai beberapa karakter yang sangat khas. Karawitan masih dipergunakan sebagai suatu identitasdan diakui oleh masyarakat hingga saat ini. Pengembangan musikal ini bermula dari Sri SultanHamengku Buwono I. Ada dua alasan penting yang mendorong gagasan penciptaan karaktergamelan. Pertama, konsepsi kedudukan raja telah mendudukkan gamelan sebagai salah satu pu…

  • Karakter Musikal Lagu Gedé Kepesindenan Karawitan Sunda

    Open Access•Endah Irawan, R M Soedarsono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2014

    Penelitian ini difokuskan pada tiga hal yaitu: (1) menemukan ciri-ciri musikal lagu gedé; (2)menunjukkan perbedaan relasi musikal antara lagu gedé dengan pertunjukan wayang golék dankiliningan; dan (3) menunjukkan kompleksitas hubungan garap di dalam lagu gedé, yaitu hubunganantara nyanyian sindén dengan nyanyian alok, rebaban, gambangan, dan kendangan. Penelitianini menggunakan pendekatan etnomusikologis didasarkan pada cara kerja ala Wim van Za…

  • Angklung Dogdog Lojor pada Upacara Seren Taun

    Open Access•Dinda Satya Upaja Budi, R M Soedarsono et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2015•References: 1

    Tujuan penelitian ini menjelaskan pertunjukan Angklung Dogdog Lojor dalam siklus upacara Seren Taun pada masyarakat Kasepuhan Ciptagelar, Kasatuan Adat Banten Kidul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui pengamatan di lapangan dan wawancara mendalam. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa pertunjukan Angklung Dogdog Lojor dalam upacara Seren Taun bukan semata-mata hanya sebagai seni pertunjukan dalam paradigma Bar…

  • Kosmologis Tetabuhan dalam Upacara Ngaben

    Open Access•I Nyoman Arsana, I Nyoman Cau Arsana et al.•ARTICLE•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2015•Cited by: 1•References: 1

    Penelitian ini difokuskan pada dua hal, yaitu: (1) mendeskripsikan hubungan musik dan ritual melalui penggunaan tetabuhan dalam upacara ngaben dan (2) menemukan aspek-aspek kosmologis tetabuhan dalam upacara ngaben. Penelitian ini menggunakan perspektif etnomusikologis dipadukan dengan konsep agama dan filsafat bunyi yang tertuang dalam lontar Prakempa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat erat antara tetabuhan dan upac…

Art (7 works) · Cultural and Artistic Studies (7 works) · Humanities (5 works) · Visual arts (3 works) · Cultural and Educational Studies (2 works) · Art history (1 works) · Carving (1 works) · Ceremony (1 works) · Community-based Tourism Development and Sustainability (1 works) · Cultural and Religious Practices in Indonesia (1 works)

Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae