Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Jula-Juli Pandalungan dan Surabayan Ekspresi Budaya Jawa-Madura dan Jawa Kota

Bibliographic Data

ID15701372
AuthorsAris Setiawan (0000-0003-2866-7061, Institut Seni Indonesia Surakarta, corresponding author), Suyanto Suyanto (0000-0001-7659-6689, Universitas Gadjah Mada), Wisma Nugraha Ch R (Universitas Gadjah Mada)
Year2017
Volume18
Issue1
Pages1-12
Publication date2017-04-24
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueRESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2085-9910 • E-ISSN: 2338-6770
PublisherInstitut Seni Indonesia Yogyakarta (PUBLISHER)
DOI10.24821/resital.v18i1.2232
OpenAlexW2901418840
LanguageEN
Citations received2
References cited6

Jula-juli dianggap sebagai salah satu gending di Jawa Timur yang mampu mencerminkan ciri khas-karakter musikal masyarakat Jawatimuran. Pandangan ini diperoleh karena hampir setiap wilayah di Jawa Timur menggunakan gending ini sebagai identitas musikal mereka. Indikasinya, nama gending Jula-juli senantiasa diikuti oleh nama wilayah di Jawa Timur, semisal Jula-juli Surabayan, Pandalungan, Jombangan, Malangan, dan lain sebagainya. Uniknya, walaupun gending ini memiliki kerangka musikal yang sama, namun mampu memunculkan kesan, karakter, nuansa dan suasana yang berbeda antar satu daerah dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan yang dibangun antara Jula-juli Pandalungan dan Surabayan sebagai fakta musikal dengan dimensi pengalaman pelakunya sebagai fakta kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan estetik dan sosiologi musik. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa Jula-juli Pandalungan adalah representasi dari masyarakat keturunan Jawa-Madura dalam upaya menjadi Jawa sejati, sementara Jula-juli Surabayan adalah pengkultusan dari karakter budaya kota. Keduanya dapat menyatu sebagai entitas musikal dalam pertunjukan dan menjadi wacana perlawanan antara dominasi Jawa dan masyarakat pendatang. Jula-Juli Pandalungan and Surabayan: The Expression of Javanese-Madurese and Javanese Urban Culture. Jula-juli is considered as one of gending (traditional music) pieces in East Java which is able to reflect its musical characteristic of Jawatimuran society. This opinion gained by the fact that almost every region in East Java uses this gending as their musical identity. The indication points out the name of Jula-juli gending which is followed by the name of region of East Java, for instances Jula-juli Surabayan, Pandalungan, Jombangan, Malangan, etc. Although the unique thing of this gending has samilar musical frame among those regions, but it is capable to emerge such as sense, character, nuance, and different atmosphere among the regions. This research is aimed to reveal the relation which is built between Jula-juli Pandalungan and Surabayan as the musical fact to the dimension of the experiences owned by the subjects as the cultural fact. This research applies approaches of estetic and of sociological of music. The result of the research shows that Jula-juli Pandalungan is the representation of the society of Javanese-Madurese generation for the effort as being the true Javanese, meanwhile Jula-juli Surabayan is the form of cult from the character of urban culture. Both are able to unite as the musical entity on a performance, but on the other hand, it can be the resistance discourse between Javanese domination and migrant community

Art · Humanities · Child Development and Education · Cultural and Artistic Studies

  • Slendro Culture, Balungan Concept, and Inner Melody of Jawatimuran Karawitan

    Open Access•Aris Setiawan•Malaysian Journal of Music•2022

  • Kèjhungan

    Aris Setiawan•British Journal of Ethnomusicology•2025

  • Rasa

    Marc Benamou•Rasa•2010

  • Instrumen Musik Barat dan Gamelan Jawa dalam Iringan Tari Keraton Yogyakarta

    Open Access•R M Surtihadi•Journal of Urban Society s Arts•2014

  • Pengaruh Karawitan terhadap Totalitas Ekspresi Dalang dalam Pertunjukan Wayang Golek Menak Yogyakarta

    Open Access•Dewanto Sukistono•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2014

  • The Invention of Traditional Music in the City

    Ogude Ogude•Research in African Literatures•2012

  • Laras in Gamelan Music's Plurality

    Open Access•Widodo, Widodo Widodo•Harmonia Journal of Arts Research…•2015

  • Making Sustainable Creative/Cultural Space in Shanghai and Singapore

    Open Access•L Kong•Geographical Review•2009

Unique citing works2
Citations per year0,5
Citation span2022 - 2025 (4)
Citation velocityrecent
Highly citedNo
Citation typesNeutral: 2

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae