“Rawagambut” Kebakaran dan Prahara Alam (Analisis Ekokritik Greg Garrard)
Bibliographic Data
| ID | 21484397 |
|---|---|
| Authors | Tegar Sanjaya (Universitas Diponegoro, Indonesia), Laura Martini (0000-0002-8542-4261, Diponegoro University), Laura Andri Retno Martini (Universitas Diponegoro, Indonesia), Khotibul Umam (0000-0001-5135-4333, Diponegoro University), Khothibul Umam (Universitas Diponegoro, Indonesia) |
| Year | 2024 |
| Volume | 19 |
| Issue | 1 |
| Pages | 61-74 |
| Publication date | 2024-05-13 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Nusa Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 0216-535X • E-ISSN: 2597-9558 |
| Publisher | Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP) (PUBLISHER) |
| DOI | 10.14710/nusa.19.1.61-74 |
| OpenAlex | W4400929300 |
| Language | EN |
| Citations received | 2 |
| References cited | 2 |
“Rawagambut” karya Conie Sema merupakan naskah lakon yang menarik untuk diteliti karena menggambarkan persoalan lingkungan yang krusial dan masih relevan hingga sekarang, yaitu pembukaan lahan perkebunan yang menimbulkan masalah-masalah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan permasalahan ekologi dalam naskah lakon “Rawagambut” dan relevansinya dengan kebakaran hutan di Sumatera Selatan pada tahun 2015. “Rawagambut” akan dianalisis menggunakan teori ekokritik sastra. Ekokritik sastra mengkaji hubungan antara sastra dan lingkungan fisik. Secara lebih lanjut, teori yang digunakan adalah konsep ekokritik Greg Garrard. Hasil analisis menunjukkan bahwa permasalahan ekologi dalam “Rawagambut” adalah degradasi lahan gambut, pencemaran udara, instabilitas tempat tinggal, ancaman bagi satwa liar, dan pemanasan global. Semua permasalahan ekologi tersebut disebabkan oleh peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang dilatarbelakangi oleh fenomena ekspansi perkebunan di kawasan Pantai Timur Sumatera. Hasil analisis juga menunjukkan relevansi antara “Rawagambut” dengan peristiwa kebakaran hutan di Sumatera Selatan pada tahun 2015
| Unique citing works | 2 |
|---|---|
| Citations per year | 1 |
| Citation span | 2024 - 2024 (1) |
| Citation velocity | recent |
| Highly cited | No |
| Citation types | Neutral: 2 |