Analisis Semesta Narasi Gundala Melalui Pendekatan Narrative Braid dan Transmedia Storytelling
Bibliographic Data
| ID | 21848355 |
|---|---|
| Authors | Aditya Satyagraha (0009-0005-2074-4896, Multimedia Nusantara University, corresponding author) |
| Year | 2022 |
| Volume | 15 |
| Issue | 1 |
| Pages | 115-124 |
| Publication date | 2022-06-27 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | ULTIMART Jurnal Komunikasi Visual (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 1979-0716 • E-ISSN: 2615-8124 |
| Publisher | Universitas Multimedia Nusantara (PUBLISHER) |
| DOI | 10.31937/ultimart.v15i1.2269 |
| OpenAlex | W4283643287 |
| Language | EN |
| References cited | 1 |
Tahun 1960-1970 merupakan era keemasan cergam klasik Indonesia, ada banyak superhero Indonesia yang lahir pada cergam tersebut seperti Sri Asih, Godam, dan Gundala Putra Petir. Tetapi cergam Indonesia mengalami stagnasi dan penurunan jumlah pembaca, sampai pada tahun 2003, penerbit Bumilangit merestorasi cergam klasik superhero Indonesia. Dalam perjalanannya Bumilangit berhasil mengakuisisi dan mendapatkan hak komersial dari 1000 lebih karakter superhero cergam klasik Indonesia. Seluruh karakter tersebut direstorasi dan dikumpulkan dalam satu semesta (kanon) yang disebut Jagat Bumilangit. Salah satu karakter yang mengalami perubahan dari narasinya adalah Gundala. Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data-data yang akan diolah untuk disederhanakan ke dalam satu bentuk model transmedia. Dimana penelitian ini menitikberatkan pada hubungan karakter Gundala dengan storyworld-nya yaitu Jagat Bumilangit, serta hubungan Gundala dan karakter lainnya sehingga membantu memperkuat storyworld dari Jagat Bumilangit dan juga bagaimana pengembangan content strategy karakter Gundala ke dalam multiplatform melalui pendekatan narrative braid dan transmedia storyworld. Melalui penelitian ini, penulis mendapatkan kesimpulan bahwa pengembangan semesta narasi (storyworld) dalam Jagat Bumilangit merupakan sesuatu yang menyegarkan bagi dunia superhero Indonesia. Tetapi tetap diperlukan konsistensi dalam menjaga narasi tersebut dalam ruang yang dapat dipercayai oleh audience dalam mempelajari dan mencari konten asli lainnya yang lebih kohesif dan mampu memperkaya perbendaharaan data mereka tentang Gundala beserta semesta Jagat Bumilangit tidak hanya dari film layar lebarnya semata. Kata Kunci: bumilangit; gundala; cergam; transmedia; storyworld
Art · Humanities · Cultural and Artistic Studies · Digital Storytelling and Education · Diverse Cultural Media Analysis
| Citation velocity | historical |
|---|---|
| Highly cited | No |