Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Rekonseptualisasi Metode Pembelajaran Ricikan Gender Berbasis Model Aural

Pendekatan Interpretasi Rasa Dalam Pendidikan Formal

Bibliographic Data

ID22113352
AuthorsAji Santoso Nugroho, Angga Bimo Satoto, Asep Saepudin (0000-0002-0539-1923)
Year2025
Volume13
Issue1
Pages27-40
Publication date2025-04-16
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenuePROMUSIKA (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2338-039X • E-ISSN: 2477-538X
PublisherInstitut Seni Indonesia Yogyakarta (PUBLISHER)
DOI10.24821/promusika.v13i1.14962
OpenAlexW4411547167
LanguageEN

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi evektivitas penerapan model aural dalam pembelajaran ricikan gender di lingkungan pendidikan formal ISI Yogyakarta. Gender merupakan salah satu ricikan gamelan Jawa yang memiliki peran musikal sangat penting. Pola penyajian ricikan gender dimainkan menggunakan dua tangan secara bersamaan maupun bergantian yang menghasilkan melodi yang disebut dengan cengkok-cengkok genderan. Cengkok genderan merupakan sebuah tafsir (interpretasi), imajinasi atau kreatifitas seorang pengrawit untuk menentukan pola, teknik dan gaya dalam memainkan ricikan gender. Kemampuan tafsir, imajinasi dan kreatifitas tersebut muncul tidak terlepas dari pengaruh metode belajar. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Obyek materi dalam penelitian terdiri dari mahasiswa Jurusan Karawitan ISI Yogyakarta semester dua. Total mahasiswa sebanyak 10 anak yaitu terdiri dari 9 mahasiswa dan 1 darmasiswa dari Negara Canada dengan latar belakang belum mengenal gamelan Jawa. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui observasi partisipan dan wawancara. Validasi data didapat melalui member checking, selanjutnya dilakukan pengukuran melalui kuesioner self-report serta diskusi kelompok terpadu. analisis tematik akan digunakan untuk mengidentifikasi tema dan pola dalam data dengan Kerangka kerja pengkodean 6 fase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7 dari 10 mahasiswa reguler dan darmasiswa menyatakan bahwa model aural lebih efektif digunakan sebagai metode pembelajaran untuk mencapai tingkat daya tafsir (interpretasi), imajinasi atau kreatifitas dalam menguasai cengkok genderan.Reconceptualizing Aural-Based Instruction of the Gender Ricikan: An Interpretive Approach to Inner Musical Sense in Formal EducationAbstractThis study aims to identify the effectiveness of applying an aural model in teaching the Ricikan gender within the formal educational environment of ISI Yogyakarta. Gender is one of the essential ricikan (instrumental components) in Javanese gamelan, holding a critical musical role. It is performed using both hands simultaneously or alternately to produce melodic patterns known as cengkok genderan. These cengkok represent interpretations, imaginative constructs, or creative expressions of a pengrawit (gamelan musician) in determining the patterns, techniques, and stylistic approaches when playing the gender. The chosen learning method profoundly influences interpretative, imaginative, and creative abilities. This research employed a qualitative methodology with a case study approach. The research subjects consisted of second-semester students of the Karawitan Department at ISI Yogyakarta, totaling ten participants: nine local students and one darmasiswa (foreign scholarship student) from Canada, all of whom had no prior experience with Javanese gamelan. Data were collected through participant observation and interviews. Data validation was conducted via member checking, followed by measurements using self-report questionnaires and focused group discussions. Thematic analysis used a six-phase coding framework to identify recurring themes and patterns. The study results indicate that seven out of ten participants, including both regular students and the darmasiswa, affirmed that the aural model proved more effective as a learning method in enhancing interpretative, imaginative, and creative capacities in mastering cengkok genderan.Keywords: Javanese gamelan; gender ricikan; aural learning model; interpretive musical feeling; formal music education

Mathematics education · Education Systems and Policies · Gender and Women's Rights · Mathematics · Psychology

Citation velocityhistorical
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae