Asep Saepudin
Biographic Data
| ID | 4980502 |
|---|---|
| NAME | Asep Saepudin |
| GIVEN NAMES | Asep |
| FAMILY NAME | Saepudin |
| SIGNATURE | SAEPUDIN A |
| AFFILIATIONS | Institut Seni Indonesia Surakarta |
| ORCID | 0000-0002-0539-1923 |
| VERIFIED | Yes |
| TOTAL WORKS | 10 |
| TOTAL CITATIONS | 2 |
| AUTHOR COUNT | 10 |
| EDITOR COUNT | 0 |
| FIRST PUBLICATION YEAR | 2015 |
| LATEST PUBLICATION YEAR | 2026 |
| H-INDEX | 1 |
Pemaknaan Gerakan Maskulin pada Ibing Pencug
This research has two objectives. First, it analyzes the meaning of pencug dance in relation to the artists’ history, social background, and cultural context. Second, it explores how functional art theory can be applied to study pencug performances. Pencug dance is an improvisational form performed in Karawang-style Jaipongan. It is unique because, although performed by female dancers, it exhibits a masculine character, unlike Bandung-style Jaipo…
Rekonseptualisasi Metode Pembelajaran Ricikan Gender Berbasis Model Aural
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi evektivitas penerapan model aural dalam pembelajaran ricikan gender di lingkungan pendidikan formal ISI Yogyakarta. Gender merupakan salah satu ricikan gamelan Jawa yang memiliki peran musikal sangat penting. Pola penyajian ricikan gender dimainkan menggunakan dua tangan secara bersamaan maupun bergantian yang menghasilkan melodi yang disebut dengan cengkok-cengkok genderan. Cengkok genderan merupak…
Analysis of the Text and Context of the Song Ojo Dibandingke in the 77th Republic of Indonesia Anniversary in 2022
The purpose of this research is to analyze the representation of identity and political image in the song "Ojo Dibandingke" during the 77th Indonesian Independence Day commemoration in 2022 at the State Palace. The song "Ojo Dibandingke" is a popular dangdut koplo song from 2022. The song was created by Abah Lala, an artist from Banyuwangi. Hall's (1977) representation theory, particularly the constructionist approach and the encoding–decoding mo…
The Construction of Masculinity Myths in the Namin Group's Bajidoran Arena as a Specific Gender Order
The Sundanese people have long recognized bajidoran as an entertainment art form that presents the aesthetics of dance and traditional Sundanese music (karawitan). However, beneath this surface lies the complexity of power struggles and masculine domination among individuals involved in the Bajidoran Enthusiast Community (Komunitas Pecinta Bajidoran or KPB). Interestingly, the power struggles are not limited to men but also involve women. This ph…
Strategies to improve entrepreneurship skills of youth considering the business and industry effects
Education-industry collaboration is a win-win learning and business strategy. Collaborative methods used include entrepreneurial internships and educational factory learning. The purpose of this study was to measure the effectiveness of the school-business partnership model through training and work-based learning. This type of research is structured as descriptive quantitative research. This is a data collection method using a questionnaire-styl…
Musik Bambu Wiragawi
Wiragawi Bamboo Music: the Representation of Commodification of Bamboo from the Structural Results at Three Locus. The purpose of this study is to describe the results of the commodification of Wiragawi Bamboo Music as a Representation of Structuring in Three Locus, among others, in West Java Province, Yogyakarta Special Region (DIY), and East Nusa Tenggara (NTT). This study uses a qualitative method with a deeper socio-cultural structuration, re…
Tepak Kendang Jaipong dalam Kesenian Campursari
This paper aims to determine the causes of changes in the Jaipong kendang motifs and analyze its motifs in Campursari. This writing uses the method of descriptive analysis. The entry of the Jaipong kendang in Campursari led to various changes from the original kendang. The conclusions obtained were changes in the multiple motifs of Jaipong kendang as a result of adjusting the Jaipong kendang to the Campursari performance. The Campursari players, …
Penciptaan DaminatilaFont untuk Penotasian Kendang dan Gamelan Sunda
Tulisan ini bertujuan menguraikan DaminatilaFont sebagai media penulisan kendang dan notasi Sunda. Melalui metode observasi, perancangan, percobaan, dan pembentukan, dilakukan perancangan dan pembuatan font untuk penulisan notasi kendang dan gamelan Sunda. DaminatilaFont adalah font notasi yang digunakan untuk menulis notasi kendang Sunda baik kendang Ketuk Tilu, Keurseus, Jaipongan, Kiliningan, Wayang Golek, Degung Kreasi, Degung Klasik, maupun …
Laras, Surupan, dan Patet dalam Praktik Menabuh Gamelan Salendro
Tulisan ini membahas tentang peranan laras, surupan, dan patet dalam praktik menabuh gamelansaléndro. Gamelan saléndro termasuk salah satu perangkat gamelan yang terdapat dalam karawitanSunda. Penyajian gamelan saléndro dalam karawitan Sunda memiliki keunikan tersendiri yang tidakditemukan pada musik lain yakni terdapat perbedaan laras antara gamelan yang digunakan denganlagu yang dinyanyikan oleh pesinden (vokalis). Oleh karena itu, tidak mudah …
Perkembangan dan Perubahan Tepak Kendang Jaipongan Suwanda dalam Masyarakat Urban
Tulisan ini membahas perkembangan tepak kendang jaipongan karya Suwanda dilihat dari kontinuitas dan perubahannya terutama yang terjadi dalam masyarakat urban. Metode deskriptif analisis dengan pendekatan sejarah digunakan untuk mengungkap berbagai fenomena tepak kendang jaipongan, yaitu hadirnya notasi yang dibuat oleh para pengendang dan perubahan tepak kendang jaipongan dalam struktur, tempo, dinamika, embat, motif, serta fungsi. Berdasarkan h…
Laras, Surupan, dan Patet dalam Praktik Menabuh Gamelan Salendro
Tulisan ini membahas tentang peranan laras, surupan, dan patet dalam praktik menabuh gamelansaléndro. Gamelan saléndro termasuk salah satu perangkat gamelan yang terdapat dalam karawitanSunda. Penyajian gamelan saléndro dalam karawitan Sunda memiliki keunikan tersendiri yang tidakditemukan pada musik lain yakni terdapat perbedaan laras antara gamelan yang digunakan denganlagu yang dinyanyikan oleh pesinden (vokalis). Oleh karena itu, tidak mudah …
Perkembangan dan Perubahan Tepak Kendang Jaipongan Suwanda dalam Masyarakat Urban
Tulisan ini membahas perkembangan tepak kendang jaipongan karya Suwanda dilihat dari kontinuitas dan perubahannya terutama yang terjadi dalam masyarakat urban. Metode deskriptif analisis dengan pendekatan sejarah digunakan untuk mengungkap berbagai fenomena tepak kendang jaipongan, yaitu hadirnya notasi yang dibuat oleh para pengendang dan perubahan tepak kendang jaipongan dalam struktur, tempo, dinamika, embat, motif, serta fungsi. Berdasarkan h…
Laras, Surupan, dan Patet dalam Praktik Menabuh Gamelan Salendro
Tulisan ini membahas tentang peranan laras, surupan, dan patet dalam praktik menabuh gamelansaléndro. Gamelan saléndro termasuk salah satu perangkat gamelan yang terdapat dalam karawitanSunda. Penyajian gamelan saléndro dalam karawitan Sunda memiliki keunikan tersendiri yang tidakditemukan pada musik lain yakni terdapat perbedaan laras antara gamelan yang digunakan denganlagu yang dinyanyikan oleh pesinden (vokalis). Oleh karena itu, tidak mudah …
Penciptaan DaminatilaFont untuk Penotasian Kendang dan Gamelan Sunda
Tulisan ini bertujuan menguraikan DaminatilaFont sebagai media penulisan kendang dan notasi Sunda. Melalui metode observasi, perancangan, percobaan, dan pembentukan, dilakukan perancangan dan pembuatan font untuk penulisan notasi kendang dan gamelan Sunda. DaminatilaFont adalah font notasi yang digunakan untuk menulis notasi kendang Sunda baik kendang Ketuk Tilu, Keurseus, Jaipongan, Kiliningan, Wayang Golek, Degung Kreasi, Degung Klasik, maupun …
Tepak Kendang Jaipong dalam Kesenian Campursari
This paper aims to determine the causes of changes in the Jaipong kendang motifs and analyze its motifs in Campursari. This writing uses the method of descriptive analysis. The entry of the Jaipong kendang in Campursari led to various changes from the original kendang. The conclusions obtained were changes in the multiple motifs of Jaipong kendang as a result of adjusting the Jaipong kendang to the Campursari performance. The Campursari players, …
Strategies to improve entrepreneurship skills of youth considering the business and industry effects
Education-industry collaboration is a win-win learning and business strategy. Collaborative methods used include entrepreneurial internships and educational factory learning. The purpose of this study was to measure the effectiveness of the school-business partnership model through training and work-based learning. This type of research is structured as descriptive quantitative research. This is a data collection method using a questionnaire-styl…
Musik Bambu Wiragawi
Wiragawi Bamboo Music: the Representation of Commodification of Bamboo from the Structural Results at Three Locus. The purpose of this study is to describe the results of the commodification of Wiragawi Bamboo Music as a Representation of Structuring in Three Locus, among others, in West Java Province, Yogyakarta Special Region (DIY), and East Nusa Tenggara (NTT). This study uses a qualitative method with a deeper socio-cultural structuration, re…
The Construction of Masculinity Myths in the Namin Group's Bajidoran Arena as a Specific Gender Order
The Sundanese people have long recognized bajidoran as an entertainment art form that presents the aesthetics of dance and traditional Sundanese music (karawitan). However, beneath this surface lies the complexity of power struggles and masculine domination among individuals involved in the Bajidoran Enthusiast Community (Komunitas Pecinta Bajidoran or KPB). Interestingly, the power struggles are not limited to men but also involve women. This ph…
Rekonseptualisasi Metode Pembelajaran Ricikan Gender Berbasis Model Aural
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi evektivitas penerapan model aural dalam pembelajaran ricikan gender di lingkungan pendidikan formal ISI Yogyakarta. Gender merupakan salah satu ricikan gamelan Jawa yang memiliki peran musikal sangat penting. Pola penyajian ricikan gender dimainkan menggunakan dua tangan secara bersamaan maupun bergantian yang menghasilkan melodi yang disebut dengan cengkok-cengkok genderan. Cengkok genderan merupak…
Analysis of the Text and Context of the Song Ojo Dibandingke in the 77th Republic of Indonesia Anniversary in 2022
The purpose of this research is to analyze the representation of identity and political image in the song "Ojo Dibandingke" during the 77th Indonesian Independence Day commemoration in 2022 at the State Palace. The song "Ojo Dibandingke" is a popular dangdut koplo song from 2022. The song was created by Abah Lala, an artist from Banyuwangi. Hall's (1977) representation theory, particularly the constructionist approach and the encoding–decoding mo…
Pemaknaan Gerakan Maskulin pada Ibing Pencug
This research has two objectives. First, it analyzes the meaning of pencug dance in relation to the artists’ history, social background, and cultural context. Second, it explores how functional art theory can be applied to study pencug performances. Pencug dance is an improvisational form performed in Karawang-style Jaipongan. It is unique because, although performed by female dancers, it exhibits a masculine character, unlike Bandung-style Jaipo…
Cultural and Artistic Studies (6 works) · Art (5 works) · Humanities (4 works) · Cultural and Religious Practices in Indonesia (3 works) · Aesthetics (2 works) · Cultural Identity and Representation (2 works) · Dance (2 works) · Musical (2 works) · Psychology (2 works) · Sociology (2 works)