Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Tuturan yang berdampak hukum ditinjau dari elemen dan fungsi konteks kultural di media sosial Tik-Tok Indonesia

Bibliographic Data

ID22140397
AuthorsMimas Ardhianti (Universitas PGRI Semarang), Indayani Indayani (Universitas PGRI Semarang)
Year2022
Volume8
Issue1
Pages143-159
Publication date2022-04-26
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueKEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2442-9287 • E-ISSN: 2442-9287
PublisherUniversitas Muhammadiyah Malang (PUBLISHER)
DOI10.22219/kembara.v8i1.19235
OpenAlexW4401008971
LanguageEN
Citations received6
References cited9

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tuturan yang berdampak hukum ditinjau dari elemen dan fungsi kultural di media sosial Tik-Tok Indonesia. Sesuai dengan tujuan tersebut, penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dalam kerangka cyberpragmatic. Penelitian dilakukan di media sosial Tik-Tok Indonesia. Pengambilan data dilakukan melalui tahap-tahap atau langkah-langkah, yakni (1) mengumpulkan data berupa konten-konten di aplikasi Tik-Tok, (2) memilah teks yang terdapat bahasa yang berdampak hukum sesuai dengan data yang dibutuhkan seperti pencemaran nama baik, penghinaan, dan SARA, (3) menyeleksi data dengan berdasar pada fokus permasalahan yang sudah ditentukan, (4) melakukan penyandian terhadap konten-konten yang ada di aplikasi Tik-Tok, (5) mendeskripsikan konteks kultural pada bahasa yang berdampak hukum di Tik-Tok, dan (6) menyimpulkan konteks kultural pada bahasa yang berdampak hukum di Tik-Tok. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan teknik penganalisisan penelitian ini adalah analisis isi, dengan cara melakukan analisis konteks kultural pada teks di aplikasi Tik-Tok yang berdampak pada hukum. Temuan dari penelitian ini adalah adanya elemen konteks kultural yang muncul pergeseran apabila diterapkan untuk menganalisis tuturan dalam jaringan meliputi (1) situation, (2) partisipan, (3) ends, (4) addressee, (5) keys, (6) instruments, dan (7) genre. Sementara itu, fungsi konteks kultural yang muncul meliputi (1) fungsi konteks memberikan keterangan setting dan kondisi peserta tutur, (2) fungsi konteks memberikan keterangan atau informasi pengetahuan peserta tutur, (3) fungsi konteks memberikan keterangan atau informasi sebelum tuturan terjadi, dan (4) memiliki fungsi konteks memberikan informasi tambahan mengenai peserta tutur. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat agar lebih memperhatikan penggunaan diksi yang digunakan dalam menulis maupun bertutur di media sosial. Bagi pendidikan bahasa Indonesia, penelitian ini dapat dijadikan sumbangsih dalam studi cyberpragmatics yang digunakan untuk mengaji permasalahan tuturan yang diduga berdampak hukum

Humanities · Physics · English Language Learning and Teaching · Islamic Finance and Communication · Linguistics and Language Analysis · Philosophy

  • Presupposition of repetition speech flavour in Denny Sumargo's podcast with Laura Anna

    Open Access•Yuanita Widiastuti, Anang Santoso et al.•KEMBARA Journal of Scientific…•2024

  • Indonesian Netizens' Emotive Language in Responding to YouTube Posts

    Open Access•Agung Pramujiono, Nur Rohmah et al.•KEMBARA Journal of Scientific…•2023

  • Analisis teks hoaks seputar informasi bank

    Open Access•Siti Nur Shabrina Siti Nur Shabrina, Siti Nur Shabrina et al.•KEMBARA Journal of Scientific…•2022

  • Impoliteness Strategy for Cyberbullying in Indonesian on Instagram Social Media

    Open Access•Subyantoro, Subyantoro Subyantoro et al.•KEMBARA Journal of Scientific…•2023

  • The Impact of TikTok Social Media on Children's Language Politeness

    Open Access•Sri Anggraeni, Sri Wulan Anggraeni et al.•KEMBARA Journal of Scientific…•2023

  • Hate Speech in Instagram Comments of DPR RI

    Open Access•Valdi Giffari Rahmayati Putra, Angga Febriyatko et al.•KEMBARA Journal of Scientific…•2024

  • Impoliteness

    Open Access•Jonathan Culpeper•Impoliteness•2011

  • Stigma

    Erving Goffman•Stigma•2009

  • Impoliteness across social media platforms

    Open Access•Korallia Teneketzi•Journal of Language Aggression…•2022

  • An Introduction to Sociolinguistics

    J Holmes, Nick Wilson•Introduction to Sociolinguistics•2022

  • Evaluation Pragmatics

    Open Access•Claudio Bezzi•Evaluation•2006

  • Cyberpragmatics

    Open Access•Michael A Locher, Miriam A Locher•Journal of Pragmatics•2013

  • Language and Social Networks

    Edward Finegan, Lesley Milroy•Language•1989

  • The pragmatic functions of 'respect' in lawyers' courtroom discourse

    Open Access•David Wright, Jeremy Robson et al.•Journal of Pragmatics•2022

  • Introduction

    Joel Robbins, A Rumsey•Anthropological Quarterly•2008

Citations per year1.5
Citation span2022 - 2024 (3)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae