Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Internalisasi Nilai-nilai Karakter Kearifan Lokal Tradisi Petik Laut 1 Suro Pantai Sipelot

Bibliographic Data

ID22178333
AuthorsSherly Agustina (Universitas Muhammadiyah Malang), Mohamad Syahri (0000-0002-5744-6404, Universitas Muhammadiyah Malang), Rose Fitria Lutfiana (Universitas Muhammadiyah Malang)
Year2023
Volume8
Issue2
Pages214-224
Publication date2023-12-08
Peer ReviewedYes
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueJurnal Moral Kemasyarakatan (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2527-4821 • E-ISSN: 2527-4821
PublisherUniversitas PGRI Kanjuruhan Malang (PUBLISHER)
DOI10.21067/jmk.v8i2.9074
OpenAlexW4389805260
LanguageEN
Citations received1
References cited4

Penelitian ini bertujuan menganalisis Tradisi Petik Laut 1 Suro di Pantai Sipelot Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi Penelitian dalam kajian ini yaitu Pantai Sipelot Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara kepada Kepala Desa Pujiharjo, Pengurus kegiatan Tradisi petik laut serta nelayan yang ikut serta dalam kegiatan petik laut dengan instrument penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara. Teknik analisis data yaitu, reduksi data, display data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Makna Tradisi Petik Laut 1 Suro bagi masyarakat Desa Pujiharjo; (2) Ragam nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi Petik Laut 1 Suro. Kesimpulan penelitian ini adalah Dalam tradisi petik laut di Pantai Sipelot Desa Pujiharjo, berupaya dalam membangun hubungan solidaritas serta menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat damai dan rukun. Nilai ragam kearifan lokal dalam yang terkandung dalam tradisi petik laut pantai sipelot yaitu nilai religious, nilai gotong royong, dan nilai sosial. Dalam prosesi tradisi petik laut diawali dengan pembuatan sesaji oleh sesepuh adat, dengan sesaji ditaruh dalam perahu kecil dengan berbagai jenis makanan serta sesaji lainnya untuk dilarungkan. Perahu kecil yang digunakan sebagai tempat sesaji disebut dengan gitik, perahu kecil yang dibuat seperti perahu nelayan tersebut dibuat oleh para masyarakat nelayan setempat. Perahu tersebut diisi dengan sesaji berbagai hasil bumi

Humanities · Physics · Coastal Management and Development · Community-based Tourism Development and Sustainability · Cultural and Religious Practices in Indonesia · Philosophy

  • Internalisasi Nilai-nilai Karakter Kearifan Lokal Tradisi Petik Laut 1 Suro Pantai Sipelot

    Open Access•Sherly Agustina, Mohamad Syahri et al.•Jurnal Moral Kemasyarakatan•2023

  • Kearifan Lokal Kabumi

    Open Access•Ahmad Arif Widianto, Rose Fitria Lutfiana•Satwika Kajian Ilmu Budaya dan…•2021

  • Internalisasi Nilai-nilai Karakter Kearifan Lokal Tradisi Petik Laut 1 Suro Pantai Sipelot

    Open Access•Sherly Agustina, Mohamad Syahri et al.•Jurnal Moral Kemasyarakatan•2023

  • Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Lisan Takanab

    Antonius Nesi, Antonius Nesi Antonius Nesi et al.•Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan…•2019

  • Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Suran

    Open Access•Valencia Tamara Wiediharto, I Nyoman Ruja et al.•Diakronika•2020

Unique citing works1
Citations per year0,33
Citation span2023 - 2023 (1)
Citation velocityhistorical
Highly citedNo
Citation typesNeutral: 1

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae