Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Pendidikan agama inklusif sebagai fondasi moderasi beragama

Strategi merawat keberagaman di Indonesia

Bibliographic Data

ID22212689
AuthorsYance Zadrak Rumahuru (0000-0003-4644-8524, Institut Agama Islam Negeri Bengkulu, corresponding author)
Year2021
Volume7
Issue2
Publication date2021-11-13
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueKurios (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2614-3135 • E-ISSN: 2615-739X
PublisherSekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa Jakarta (PUBLISHER)
DOI10.30995/kur.v7i2.323
OpenAlexW3215389568
LanguageEN
Citations received7

Dekade terakhir menunjukkan bahwa fenomena radikalisme dan ekstrimisme agama semakin menguat di Indonesia, padahal Indonesia dikenal sebagai negara yang religius dan toleran. Bahkan, di Indonesia pendidikan agama diberikan sejak masa Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi tetapi rupanya belum mampu membangun perspektif dan sikap beragama yang inklusif. Diasumsiskan bahwa pendidikan agama di sekolah-sekolah di Indonesia hingga kini masih berorientasi pada pengajaran yang menekankan doktrin sendiri secara sempit dan belum banyak melihat eksistensi keberagaman sebagai salah satu konteks penting dalam pembelajaran agama di sekolah. Artikel ini bertujuan mempromosikan pendidikan agama sebagai fondasi moderasi beragama di Indonesia. Pendidikan agama dipandang strategis dan potensial dijadikan fondasi moderasi beragama karena selain telah terstruktur dalam sistem pendidikan di Indonesia, semua agama mengajari pentingnya kasih, perdamaian, keadilan dan keseimbangan relasi antara sesama manusia, manusia dengan alam dan antara manusia dengan Sang Penciptanya. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informasi yang dijadikan data penulisan ini diperoleh dengan memanfaatkan data sekunder maupun data primer, dimana penulis mengadakan pengamatan tentang praktim pendidikan agama di sekolah secara makro dan melakukan perbandingan dengan hasil-hasil penelitian yang tersedia. Studi ini menemukan bahwa diperlukan perubahan paradigma pendidikan agama baik pada level pengambil kebijakan maupun pelaksana pendidikan. Paradigma pendidikan agama yang ditawarkan adalah pendidikan agama inklusif. Pendidika agama Inklusif dipandang dapat mengubah perspektif dan sikap beragama eksklusif karena secara substansial pendidikan agama inklusif mengedepankan adanya sikap saling percaya dan penghargaan terhadap kesederajatan umat manusia

Humanities · Sociology · Education and Character Development · Islamic Studies and Radicalism · Pancasila Values in Education · Philosophy

  • Klarifikasi nilai dan pencegahan radikalisme dalam dunia pendidikan (sekolah menengah) di Indonesia

    Open Access•Justitia Vox Dei Hattu•Kurios•2022

  • Inclusive values

    Open Access•Yusuf Siswantara, Ace Suryadi et al.•Kurios•2023

  • Ucapan Yesus tentang “berbahagialah” dalam membangun spiritualitas moderasi beragama

    Open Access•Fereddy Siagian•Kurios•2022

  • The Role of Education in Strengthening Religious Moderation in Indonesia

    Open Access•St Aflahah, Khaerun Nisa et al.•Jurnal SMART (Studi Masyarakat…•2023

  • Penguatan karakter moderasi beragama melalui literasi keagamaan dalam pendidikan kristiani

    Open Access•Fransiskus Sawan, Marselus Ruben Payong•Kurios•2023

  • Spiritualitas egalitarian dalam pendidikan kristiani

    Open Access•Jannes Eduard Sirait•Kurios•2022

  • Spiritualitas inkarnatif sebagai fondasi pendidikan kristiani yang inklusif

    Open Access•Jannes Eduard Sirait•Kurios•2023

Citations per year1.75
Citation span2022 - 2023 (2)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae