Konsep Bakti Pada Penyajian Gending-Gending Gambang di Desa Kwanji Sempidi
Bibliographic Data
| ID | 22272213 |
|---|---|
| Authors | I Nyoman Mariyana (Institut Seni Indonesia Denpasar, corresponding author) |
| Year | 2023 |
| Volume | 1 |
| Issue | 2 |
| Pages | 126-133 |
| Publication date | 2023-07-03 |
| Peer Reviewed | Yes |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | GHURNITA Jurnal Seni Karawitan (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 2798-6128 • E-ISSN: 2798-6373 |
| Publisher | Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar (PUBLISHER) |
| DOI | 10.59997/jurnalsenikarawitan.v1i2.306 |
| OpenAlex | W4383315505 |
| Language | EN |
| Citations received | 2 |
Konsep bakti adalah rasa hormat; perbuatan yang menyatakan setia, kasih, dan tunduk, dalam Hindu direalisasikan melalui penyajian gending-gending Gambang yang merefleksikan konsep bakti tersebut. Sebagai alat bunyi – bunyian, gamelan Gambang selalu hadir dan melengkapi upacara Ngaben di desa Kwanji Sempidi. Mengapa dalam setiap ritual ngaben di desa Kwanji selalu diiringi dengan gamelan Gambang? Bagaimanakah makna konsep bakti dalam penyajian gending-gending Gambang di desa Kwanji Sempidi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mempergunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Melalui metode tersebut, pada gamelan Gambang Kwanji Sempidi, penyajian gending-gending Gambang adalah wujud bakti segenap sekaa Gambang kepada para leluhur-leluhur Gambang di Kwanji Sempidi yang telah mendidik mereka dan sekaligus pembuktian bagaimana mereka menjaga warisan budaya yang mereka tanamkan kepada generasinya. Dalam memainkan gending-gending Gambang oleh sekaa Gambang Kwanji Sempidi, semua pemain memainkan Gambang dengan rasa bakti (hormat dan tunduk) pada uger-uger gending Gambang. Rasa hormat tersebut terlihat dari sistim koordinasi antar pemain yang terjadi dalam memainkan gending Gambang. Instrumen Gangsa adalah pemegang kendali lagu atau pengatur jalannya gending yang dimainkan. Pemain Gambang yang lain (Pengenter, Pemero, Penyelat, Pemetit) harus tunduk dengan pemain Gangsa Gambang. Gambang Pengenter mempunyai tugas sebagai pengatur sekaligus pembawa tempo dengan memainkan pola melodi dasar lagu. Instrumen gambang pemero, penyelat, dan pemetit juga harus mampu mendengarkan tempo yang dimainkan oleh Gambang Pengenter. Gambang Penyelat dan Pemero merespon kemana melodi lagu yang dimainkan
Art · Humanities · Child Development and Education · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia
| Unique citing works | 2 |
|---|---|
| Citations per year | 0.67 |
| Citation span | 2023 - 2023 (1) |
| Citation velocity | historical |
| Highly cited | No |