Skip to main content

ETHNOS_APP

Home • Search • Journals • List 0

Rekonstruksi dan Revitalisasi Kesenian Rapa’i Aceh Pasca Tsunami

Bibliographic Data

ID7517683
AuthorsEdiwar (corresponding author), Ediwar Ediwar (Institut Seni Indonesia Padangpanjang, corresponding author)
Year2017
Volume17
Issue1
Publication date2017-08-04
Open AccessYes
TypeARTICLE
VenueRESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN (JOURNAL)
Journal identifiersISSN: 2085-9910 • E-ISSN: 2338-6770
PublisherIndonesian Institute of the Arts, Yogyakarta (PUBLISHER • ID)
DOI10.24821/resital.v17i1.1688
OpenAlexW2747138026
LanguageEN
Citations received6
References cited2

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami persebaran kesenian rapa’i dan langkah-langkah strategis yang ditempuh oleh seniman, budayawan, dan pemerintah daerah untuk menjadikan kesenian rapa’i tetap hidup dan lestari dalam masyarakat yang sedang berubah setelah dilanda bencana. Penelitan dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif berupa survei lapangan, wawancara, dan pendokumentasian. Kesenian rapa’i adalah salah satu jenis kesenian bernuansa Islam di Aceh yang sarat dengan nilai religious, kultural, sosial, keindahan, dan pendidikan. Sebelum bencana tsunami melanda Aceh tahun 2004, kesenian rapa’i digunakan sebagai media dakwah dan berakulturasi dengan budaya lokal. Simbol-simbol ekspresif seni dan agama berpadu menjadi kekuatan spiritualitas kebudayaan dan agama Islam. Unsur-unsur seni berupa musik, tari dan sastra menjadi karakter tersendiri dan telah mengantarkan kesenian rapa’i sebagai identitas budaya Aceh. Kehadiran dan perkembangannya berhubungan kait dengan perkembangan tarekat dan kehidupan sosial budaya masyarakat Aceh. Namun pada tahun 2004, Aceh diporak porandakan oleh gempa bumi dan tsunami yang menewaskan lebih dari 2000 orang, termasuk di dalamnya seniman-seniman dan budayawan Aceh. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran terhadap eksistensi kesenian rapa’i dalam menghadapi budaya global

Art · Humanities · Child Development and Education · Cultural and Artistic Studies · Cultural and Religious Practices in Indonesia

  • The Revitalization of Malay Sultanate Culture Arts through Mapping as an Asset for Tourism Development in North Sumatra

    Open Access•Yusnizar Heniwaty, Muhammad Anggi Daulay et al.•Budapest International Research…•2020

  • The Meaning of Bhanti-Bhanti as Learning Media for Early Childhood in Wakatobi

    Open Access•Sumiman Udu, La Ode Jumaidin et al.•el Harakah Jurnal Budaya Islam•2023

  • Pewarisan Seni Rapa’i dabo’ih sebagai Reproduksi Budaya di Perkampungan Bekas Evakuasi Pascatsunami Aceh

    Open Access•Fani Dila Sari, Beni Andika•Panggung•2020

  • Teater Tari Puseur Sancang Pangirutan, Pertahanan Budaya Dan Eduekologi

    Open Access•Retno Dwimarwati, Lili Suparli et al.•Panggung•2023

  • Rabab Pasisia sebagai Pertunjukan Seni Tutur di Kabupaten Pesisir Selatan

    Open Access•Hartitom Hartitom•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2019

  • Rekonstruksi dan Revitalisasi Kesenian Rapa’i Aceh Pasca Tsunami

    Open Access•Ediwar, Ediwar Ediwar•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2017

  • Pengaruh Islam dalam Kesenian Setrek di Magelang

    Open Access•Langen Bronto Sutrisno•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2013

  • Rekonstruksi dan Revitalisasi Kesenian Rapa’i Aceh Pasca Tsunami

    Open Access•Ediwar, Ediwar Ediwar•RESITAL JURNAL SENI PERTUNJUKAN•2017

Citations per year0.67
Citation span2017 - 2023 (7)
Highly citedNo

Tools

Open DOIOpen Access
Ethnos_APP • Open Source Project • MIT License • Frontend v2.0.0 • Privacy and Cookies • API Documentation: api.ethnos.app/docs • API Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17049435 • Frontend Source Code: GitHub • DOI: 10.5281/zenodo.17050053 • cruz.rio.br • Expectantes Misericordiae