Mitos Aul Di Era Digital
Strategi Komunikasi Lingkungan Melalui Adaptasi Buku Manusia Dan Gunung Dan Film Dokumenter Aksatriya
Bibliographic Data
| ID | 21573596 |
|---|---|
| Authors | Yudi Nurman Fauzi, Yulianeta Yulianeta (0000-0002-6009-3371, Indonesia University of Education), Tedi Permadi (0000-0002-0670-635X, Indonesia University of Education), Pepep Didin Wahyudin (Institut Seni Budaya Indonesia Bandung) |
| Year | 2025 |
| Volume | 35 |
| Issue | 3 |
| Pages | 405-418 |
| Publication date | 2025-09-07 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Panggung (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 0854-3429 • E-ISSN: 2502-3640 |
| Publisher | Institut Seni Budaya Indonesia Bandung (PUBLISHER • ID) |
| DOI | 10.26742/panggung.v35i3.3927 |
| OpenAlex | W4414072150 |
| Language | EN |
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi mitos Aul dari tradisi lisan masyarakat Danau Aul ke dalam medium modern, yakni buku Manusia dan Gunung dan film dokumenter Aksatriya, serta mengevaluasi efektivitas keduanya sebagai strategi komunikasi lingkungan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan metode analisis teks dan studi resepsi audiens melalui survei. Temuan menunjukkan bahwa adaptasi mitos Aul dalam kedua medium tersebut tidak hanya mempertahankan nilai-nilai ekologis dan spiritual, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif terhadap pentingnya konservasi lingkungan. Buku berperan sebagai ruang reflektif dan dokumentatif, sedangkan film menghadirkan pengalaman afektif dan visual yang lebih kuat dalam menjangkau masyarakat, terutama generasi muda. Strategi ini sejalan dengan semangat revitalisasi folklor berbasis media serta mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Penelitian ini merekomendasikan model integratif antara tradisi dan teknologi sebagai pendekatan efektif dalam pendidikan lingkungan dan pelestarian budaya lokal. Kata kunci: mitos Aul, komunikasi lingkungan, transmedia folklor, konservasi, Wayang Windu, Aksatriya, budaya lokal
Cultural environment · Cultural heritage · Precancerous condition · Community-based Tourism Development and Sustainability
| Highly cited | No |
|---|