Artistic Affordance in Virtual Reality Painting
Bibliographic Data
| ID | 21573607 |
|---|---|
| Authors | Muhamad Fauzan Sidik (Bandung Institute of Technology), Nuning Yanti Damayanti (0000-0002-3951-8152), Intan Rizky Mutiaz, Banung Grahita (0009-0001-3162-6570, Bandung Institute of Technology) |
| Year | 2024 |
| Volume | 34 |
| Issue | 1 |
| Pages | 131-146 |
| Publication date | 2024-04-04 |
| Open Access | Yes |
| Type | ARTICLE |
| Venue | Panggung (JOURNAL) |
| Journal identifiers | ISSN: 0854-3429 • E-ISSN: 2502-3640 |
| Publisher | Institut Seni Budaya Indonesia Bandung (PUBLISHER • ID) |
| DOI | 10.26742/panggung.v34i1.3260 |
| OpenAlex | W4395051786 |
| Language | EN |
| References cited | 4 |
Kemunculan Virtual Reality (VR) memungkinkan kegiatan melukis dilakukan di dunia maya, menawarkan media seni yang unik dengan sifat yang sangat berbeda dengan media seni konvensional. Perbedaan materialitas ini berpotensi menghasilkan alternatif media baru, sebuah teori yang dikemukakan oleh Gibson tentang bagaimana suatu lingkungan/sistem menawarkan alternatif berkreasi yang baru. Pada penelitian ini dilakukan eksperimen untuk mengeksplorasi pengalaman pembuatan karya seni dalam ranah virtual menggunakan software VR-Pain. Kami menggunakan pendekatan kualitatif heuristik yang terdiri atas keterlibatan awal, pencelupan, inkubasi, iluminasi, penjelasan, dan sintesis kreatif. Pada proses penelitian, ditemukan bahwa kemungkinan berkreasi dengan VR-Pain dihasilkan dari kuas virtual. Simulasi lukisan dalam VR juga melahirkan sense of agency, yaitu rasa kontrol seniman saat menciptakan karya seni pada lingkup virtual. Studi ini mengusulkan konsep baru keterjangkauan artistik dalam VR, yang mengacu pada segala sesuatu di lingkungan virtual yang memengaruhi proses kreatif dan ekspresi artistik selama pembuatan seni VR. Pemahaman terhadap kemampuan artistik membantu mengomunikasikan fungsionalitas dan kegunaan VR ke sarana kreatif dan artistik serta dapat meningkatkan kepuasan dan keterlibatan pengguna dalam praktik pembuatan seni. Studi ini menunjukkan bahwa diperlukan kolaborasi antara umpan balik diperlukan pengembang, peneliti, dan seniman untuk merancang antarmuka pengguna atau pilihan tools dalam sistem VR yang lebih kaya sehingga akan menjadikan VR sebagai media artistik yang lebih baik. Kata Kunci: alternatif-media-baru, lukis, rasa-kontrol, seni, virtual-reality
Aesthetics · Affordance · Art · Human–computer interaction · Painting · Virtual reality · Visual arts · Aesthetic Perception and Analysis · Augmented Reality Applications · Computer Science · Virtual Reality Applications and Impacts
| Highly cited | No |
|---|